"Saya percaya; esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok."
Monday, March 23, 2015
Counting days....
Hai semua...lama x update blog....bz yg entah ape2....anyway...entry kali ni nak sharing my feeling menghitung hari untuk melangkah ke alam yg baru..bukan alam bunian..bukan alam perkahwinan..tapi alam pekerjaan yg baru...dah tua2 bangka pon dok carik keja baru...hiihiii
Utk pengetahuan semua....aku bakal meletakkan jawatan sebagai kakitangan kerajaan tidak lama lagi..tarikh akan dirahsiakan OK!!!!..haahahha....anyway..bila mai opis rasa taktau nak buat apa...boss2 aku kat sini pon dah tau aku nak berhenti bg la keja mcm biasa...sebelum tarikh keramat tu sampai..buatlah keja mcm biasa.....tu la kita.....sepatutnya bekerjalah seperti biasa..anggap tiada apa2 berlaku..ni aku dah kira rilkes tahap gaban!!!!...
Nanti aku akan kongsikan prosidur nal berhenti kerja dgn kerajaan...cuma dari segi pinjaman perumahan tu nak settle banyak songeh sikit la.....perasaan aku pon berbagai2..ada sedih...hepi dan macam2....tapi aku bulatkan fokus dan terus pandang ke depan utk maju lagi....apapon halangan selepas ni...aku xleh merungut...sbb inilah keputusan aku....i have to face it!!!!
Bagi aku..manusia ni Allah jadikan dgn pelbagai keunikan dan pelbagai....so semuanya atas kita....baik atau buruk..kita yang tentukan..dan kita yang pilih...bagi aku...untuk maju kedepan..kita kena amik risiko...risiko ni ada baik dan ada buruk..so kita mesti dah ada plan utk mitigate risk ni..tapi kita hanya merancang Allah jua yg menentukan...kekadang apa yg kita rancang maybe Allah ta tunaikan..perancangan Allah adalah yang terbaik!!!!.....qada dan qadak Allah kita kena terima dgn hatinya yang redha dan sabar...
Ok la...next time pulak...chowwwwww....adios
Tuesday, February 24, 2015
KISAH 3 BOTOL COCA COLA - BECOME TO AGENT OF CHANGE
Ada 3 botol coca cola. Ketiga2 botol tersebut dihasilkan dan dibuat di tempat yang sama,memiliki rasa yang sama,dan dibungkus/label yang sama pula.
Bila tiba masa utk penghantaran, sebuah truck datang ke kilang tersebut, mengangkut botol2 coca cola dan menuju ke tempat yang berbeza untuk tujuan pengagihan.
1st pit stop - adalah kedai runcit biasa di pinggir jalan. Botol coca cola pertama diturunkan di sini. Botol itu diletakkan di rak bersama dengan botol coca cola dan minuman lainnya dan diberi harga RM2.00 sebotol.
2nd pit stop- adalah pusat membeli belah yang besar dan mewah. Di sana, botol kedua diturunkan. Botol tersebut ditempatkan di dalam fridge supaya sejuk dan dijual dengan harga RM3.50 sebotol.
last pit stop- adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. botol coca cola ketiga diturunkan di sana. Botol ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam peti ais. Botol ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan kalau ada yang pesan, botol ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu ais. Semua disajikan di atas dulang dan pelayan hotel akan membuka botol coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya RM15.90.
Sekarang, pertanyaannya adalah : Mengapa ketiga2 botol coca cola tersebut memiliki harga yang berbeza padahal dihasilkan dikilang yang sama, dihantar dengan truck yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama?
Persekitaran sahabat....Persekitaran anda mencerminkan harga Anda. Persekitaran menbayangkan tentang RELATIONSHIP.
Apabila Anda berada di persekitaran yang boleh mengeluarkan potensi terbaik dari diri anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dipersekitaran yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.
Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama + lingkungan yang berbeza = NILAI YANG BERBEZA
Pesanan I
Adalah hati-hatilah dalam memilih persekitaran atau kawan Anda kerana mereka yang akan membentuk Anda nantinya.
Pesanan II
Jadilah agent di persekitaran anda yang boleh memberikan suasana penuh pembelajaran
Salam Super,
Tuesday, January 27, 2015
Jenis Manakah kamu?
Ini adalah satu cerita tentang pentingnya berfikir positif jika menghadapi masalah.
Suatu ketika seorang anak perempuan mengeluh kepada ayahnya tentang hidupnya yg sangat susah dan dia tidak tahu bagaimana cara menghadapinya. Ia merasa letih menghadapi sulitnya hidup yang dijalaninya dan tampaknya masalah selalu datang bertubi-tubi, selesai satu masalah, datang masalah yang lain lagi.
Sang ayah yang seorang chef kemudian mengajaknya ke dapur. Ia mengambil tiga buah periuk dan mengisinya dengan air serta meletakkannya di atas api. Setelah ketiga periuk mulai mendidih ia meletakkan sebiji kentang ke dalam periuk pertama, telur pada periuk ke dua dan biji kopi di periuk ke tiga.
Si ayah kemudian duduk dan diam menunggu tanpa berkata apapun kepada putrinya.
Putrinya yang tak sabar dengan apa yang dilakukan ayahnya mengeluh, tampak gusar dan gelisah sambil bertanya dalam hatinya, "apa yang akan dilakukan ayah?"
Setelah kurang lebih dua puluh minit berlalu, sang ayah mematikan dapur. Dia mengambil kentang dari periuk dan meletakkannya dalam mangkuk. Lalu mengambil telur dan meletakkanya dalam mangkuk yang lain. Dia kemudian menyendok kopi dan menuangkannya dalam sebuah teko.
Pandangan si ayah beralih pada putrinya dan ia bertanya, "Putriku, apa yang kamu lihat?"
"Kentang, telur dan kopi," jawab putrinya dengan terburu-buru dan blur.
"Lihat lebih dekat", kata si ayah, "cubalah untuk menyentuhnya."
Dia melakukan dan menyadari bahwa kentangnya telah berubah menjadi lembut. Sang ayah kemudian memintanya untuk mengambil telur dan memecahkannya. Setelah mengupas kulitnya, ia mengamati telur rebus. Akhirnya, sang ayah memintanya untuk mencicipi kopi dalam gelas dan tercium aroma yang harum dan membuat anak perempuan tersebut tersenyum pada ayahnya.
"Ayah, apa artinya ini semua?" tanyanya.
Si ayah kemudian menjelaskan bahawa kentang, telur dan biji kopi memiliki masing-masing menghadapi kesulitan bila air mendidih. Namun, masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeza. Kentang yang keras saat dimasukkan tetapi dalam air mendidih, menjadi lunak dan lembut.
Telur itu rapuh, dengan kulit luar tipis yang melindungi cairan di dalamnya saat dimasukkan ke dalam air mendidih bagian dalam telur menjadi keras.
Namun, biji kopi yang unik. Setelah mereka terkena air mendidih, biji tersebut mengubah warna air dan menciptakan sesuatu yang baru.
"Yang manakah dirimu?" tanya ayah pada putrinya. "Ketika kesulitan datang padamu, bagaimana kamu menyikapinya? Apakah kamu seperti sebuah kentang, telur, atau kopi?"
Dalam kehidupan, banyak hal terjadi di sekitar kita. Tetapi satu-satunya hal yang benar-benar penting adalah apa yang terjadi dalam diri kita.
Jenis yang manakah Anda? Ketika datang masalah (dan akan datang masalah yang lain lagi) bagaimana reaksi kita? Apakah problem yang datang akan membuat kita lemah, keras hati atau menyebabkan kita berubah menjadi sesuatu yang berharga?
Sebuah pelajaran berharga: "Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang Anda temukan, itu adalah sesuatu yang Anda buat."
10 Sen
TERSEBUTLAH kisah, seorang Imam yang dipanggil ke suatu tempat untuk menjadi Imam di sebuah masjid. Ia pun hendak berangkat ke tempat itu, telah menjadi kebiasaan, Imam tersebut selalu menaiki bas untuk pergi ke masjid.
Pada suatu hari, selepas Imam tersebut membayar tiket dan duduk di dalam bas, dia tersedar saat konduktor bas itu terlebih memberi wang baki sebanyak 10 sen.
“Perlukah aku mengembalikan wang 10 sen ini?” Imam tersebut bertanya kepada dirinya.
“Ah… pemilik bus ini sudah kaya, rasanya hanya wang sebesar 10 sen tidak akan menjadi masalah. ” hati kecilnya berkata-kata.
Sesampainya di masjid, Imam itu pun menekan butang untuk berhenti dihadapan masjid.
“Tadi, kamu memberikan wang terlebih 10sen kepada saya,” kata Imam kepada konduktor bas
“Oh, terima kasih! Kenapa dikembalikan pak imam? padahal wang 10 sen itu sangat kecil nilainya,” tutur konduktor bas
Sang Imam pun menjawab, “Wang tersebut bukan milik saya, sebagai seorang muslim saya harus berlaku jujur.”
konduktor bas tersebut tersenyum dan berkata, “Sebenarnya saya sengaja memberi wang lebih sebanyak 10 sen, saya ingin tahu kejujuran anda wahai Imam.”
Imam tersebut turun dari bas dan seluruh jasadnya menggigil kedinginan. Imam tersebut berdoa sambil menadah tangan,
“Astaghfirullah! Ampunkan aku ya Allah, aku hampir-hampir menjual harga sebuah iman dengan 10 sen.”
Kini, banyak sekali orang yang dengan mudahnya menukar keimanan dengan beberapa bungkus mie atau sedikit beras. Hanya untuk mengenyangkan perut, tanpa mengingat balasan yang akan didapat di dunia ataupun di akhirat.
Banyak orang yang tidak sedar, wang yang kita gunakan itu akhirnya akan menjadi nyala api di akhirat kelak.
Tapi akhirnya godaan syaitan terus memperdengarkan nyanyian neraka lalu tergoda kembali untuk mengambil wang yang bukan haknya sedikit demi sedikit
Dendam Itu Berubah...
SEORANG lelaki yang baru menikah tinggal menumpang di rumah mertuanya.
Beberapa saat tinggal bersamanya, akhirnya ia demikian kesal dengan ibu
mertuanya yang menurutnya sangat cerewet, bawel, bossy, dan
angkuh sekali.
Setelah dua tahun, baginya cukup sudah penderitaan itu. Ia memutuskan untuk mengakhiri dengan merancang membunuh ibu mertuanya. Setelah memerah otak, ia pergi berjumpa dukun yang paling hebat di daerahnya.
Usai bercerita dengan penuh kegeraman, sang dukun tersenyum dan mengangguk-angguk. Diberinya sebotol cairan yang menurut petunjuk dukun adalah racun yang sangat power. Syaratnya harus diberikan sedikit demi sedikit selama 2 bulan, dan dalam memberikan ia diharuskan bersikap manis, berkata lebih sopan, serta selalu tersenyum. Hal ini untuk membuat si mertua supaya tidak mencurigainya. Dengan penuh kesabaran, hari demi hari ia mulai meracuni si mertua, tentunya dengan sikap manis, tutur kata yang lebih santun serta senyum yang tidak lepas dari mulutnya. Perlahan namun pasti ia mulai melihat perubahan pada mertuanya.
Ada satu hal yang membuatnya bingung, setelah satu bulan ia meracuni mertuanya, kelakuan mertua ini nampak berubah menjadi baik padanya. Sikapnya berubah 180 darjah dari sebelumnya, ia mulai menyapa lebih dahulu setiap kali ketemu.Fikirnya, ini pasti akibat awal dari racun itu, yakni adanya perubahan sikap sebelum akhirnya meninggal. Mendekati hari ke-40 sikap mertua semakin baik dan hubungan dengannya semakin manis,mentuanya mula menyediakan minum teh di pagi hari, menyediakan pisang goreng dan seterusnya. Sebuah perilaku mertua yang dulu tidak pernah ia bayangkan akan terjadi.
Kilmaksnya pada hari ke-50,mertuanya mask pulak makanan yang paling ia sukai, bahkan di pagi harinya ia terkejut saat mendapati bajunya sudah dicuci bahkan diseterika oleh si mertua. Oleh itu,. Muncullah rasa bersalah yang makin hari makinkuat . Pada hari ke-55, sudah tak terbendung lagi penyesalan itu, kerana melihat perubahan si Ibu mertua yang menjadi sedemikian sayang padanya. Akhirnya pergilah ia ke dukun itu lagi, dengan penuh penyesalan dan rasa berdosa ia memohon-mohon untuk dibuatkan penangkal racun yang pernah diberikan sang dukun padanya.
Dengan senyum bijaksana bak malaikat, dukun itu berkata “Cairan yang kuberikan padamu dulu itu bukanlah racun, namun air biasa yang kuberi warna saja. Sikap mertuamu yang berubah menjadi sayang padamu, disebabkan karena SIKAP DIRIMU YANG TERLEBIH DAHULU BERUBAH MENJADI LEBIH RAMAH, LEBIH SANTUN DAN SELALU SENYUM PADANYA.”
Nota: Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah di atas. Pertama, sikap buruk/penolakan orang lain, hanyalah sebagai akibat/reaksi atas sikap buruk kita padanya. Kedua, kalau mahu mengubah orang lain, kitalah yang berubah dahulu. Ketiga, tidak semua ‘dukun’ salah. Kita juga harus jadi ‘dukun’ kalau sukses belajar yakni ‘duduk dengan tekun’. Keempat: Selamat mencuba!
Setelah dua tahun, baginya cukup sudah penderitaan itu. Ia memutuskan untuk mengakhiri dengan merancang membunuh ibu mertuanya. Setelah memerah otak, ia pergi berjumpa dukun yang paling hebat di daerahnya.
Usai bercerita dengan penuh kegeraman, sang dukun tersenyum dan mengangguk-angguk. Diberinya sebotol cairan yang menurut petunjuk dukun adalah racun yang sangat power. Syaratnya harus diberikan sedikit demi sedikit selama 2 bulan, dan dalam memberikan ia diharuskan bersikap manis, berkata lebih sopan, serta selalu tersenyum. Hal ini untuk membuat si mertua supaya tidak mencurigainya. Dengan penuh kesabaran, hari demi hari ia mulai meracuni si mertua, tentunya dengan sikap manis, tutur kata yang lebih santun serta senyum yang tidak lepas dari mulutnya. Perlahan namun pasti ia mulai melihat perubahan pada mertuanya.
Ada satu hal yang membuatnya bingung, setelah satu bulan ia meracuni mertuanya, kelakuan mertua ini nampak berubah menjadi baik padanya. Sikapnya berubah 180 darjah dari sebelumnya, ia mulai menyapa lebih dahulu setiap kali ketemu.Fikirnya, ini pasti akibat awal dari racun itu, yakni adanya perubahan sikap sebelum akhirnya meninggal. Mendekati hari ke-40 sikap mertua semakin baik dan hubungan dengannya semakin manis,mentuanya mula menyediakan minum teh di pagi hari, menyediakan pisang goreng dan seterusnya. Sebuah perilaku mertua yang dulu tidak pernah ia bayangkan akan terjadi.
Kilmaksnya pada hari ke-50,mertuanya mask pulak makanan yang paling ia sukai, bahkan di pagi harinya ia terkejut saat mendapati bajunya sudah dicuci bahkan diseterika oleh si mertua. Oleh itu,. Muncullah rasa bersalah yang makin hari makinkuat . Pada hari ke-55, sudah tak terbendung lagi penyesalan itu, kerana melihat perubahan si Ibu mertua yang menjadi sedemikian sayang padanya. Akhirnya pergilah ia ke dukun itu lagi, dengan penuh penyesalan dan rasa berdosa ia memohon-mohon untuk dibuatkan penangkal racun yang pernah diberikan sang dukun padanya.
Dengan senyum bijaksana bak malaikat, dukun itu berkata “Cairan yang kuberikan padamu dulu itu bukanlah racun, namun air biasa yang kuberi warna saja. Sikap mertuamu yang berubah menjadi sayang padamu, disebabkan karena SIKAP DIRIMU YANG TERLEBIH DAHULU BERUBAH MENJADI LEBIH RAMAH, LEBIH SANTUN DAN SELALU SENYUM PADANYA.”
Nota: Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah di atas. Pertama, sikap buruk/penolakan orang lain, hanyalah sebagai akibat/reaksi atas sikap buruk kita padanya. Kedua, kalau mahu mengubah orang lain, kitalah yang berubah dahulu. Ketiga, tidak semua ‘dukun’ salah. Kita juga harus jadi ‘dukun’ kalau sukses belajar yakni ‘duduk dengan tekun’. Keempat: Selamat mencuba!
Thursday, January 15, 2015
Ubat Penawar Derita.....
Alkisah, ada seorang ibu muda yang sudah berhari-hari tidak makan, menyebabkan tubuhnya semakin kurus giler. Seorang tabib tua memeriksa denyut
nadinya, lalu berkata: “Anda memendam begitu banyak masalah dalam hati
Anda, sehingga badan menjadi lemah. kerana sebenarnya Anda tidak memiliki penyakit yang parah.”
Setelah mendengar diagnosis sang tabib, ibu muda itu merasa sangat lega seperti terlepas dari beban berat. Kemudian, ibu muda itu pun menceritakan semua masalahnya pada sang tabib. Tabib tua pun bertanya, “Bagaimana perasaan suami Anda terhadap Anda?”
Si ibu muda menjawab dengan tersenyum, “Sangat menyayangi saya.” Tabib tua bertanya lagi, “Apakah punya anak?” Dengan penuh ceria si ibu muda menjawab, “Ada, seorang putri, sangat pengertian….”
Dari tadi usai bertanya, sang tabib pun menuliskan sesuatu. Selesai, sang tabib erlihatkan tulisannya di dua kertas pada si ibu muda itu. Lembar yang satu bertuliskan masalah si ibu muda, dan lembaran yang lain kisah gemiira si ibu muda.
Kemudian, sang tabib berkata pada si ibu muda, “Kedua kertas ini adalah resepi ubat untuk penyakit Anda, Anda mencatat semua masalah yang Anda hadapi, dan melupakan sukacita di sekitar Anda.”
Sambil berkata begitu, sang tabib tua menyuruh muridnya membawakan seberkas air dan pen berdakwat.
Setelah itu, sang tabib menitiskan dakwat hitam ke dalam air yang jernih. Terlihat warna hitam muda dari titisan tinta yang mulai menyebar ke seluruh permukaan air.
Dan dalam sekejap, dakwat itu tak terlihat lagi. Sang tabib berkata lagi, “Ketika dakwat hitam masuk ke dalam air, warnanya akan memudar. Bukankah kehidupan kita juga begitu?”
Nota kaki: Sering kali beban penderitaan yang begitu berat kita rasakan, lebih disebabkan diri kita sendiri yang terlalu terpaku pada masalah-masalah yang ada dan melupakan sukacita yang ada di sekitar kita. Cubalah belajar untuk mencampurkan sedikit demi sedikit penderitaan pada air kehidupan yang jernih, luas, dan berisi sukacita kita. Dengan begitu, beban hidup kita akan terasa lebih ringan.
Setelah mendengar diagnosis sang tabib, ibu muda itu merasa sangat lega seperti terlepas dari beban berat. Kemudian, ibu muda itu pun menceritakan semua masalahnya pada sang tabib. Tabib tua pun bertanya, “Bagaimana perasaan suami Anda terhadap Anda?”
Si ibu muda menjawab dengan tersenyum, “Sangat menyayangi saya.” Tabib tua bertanya lagi, “Apakah punya anak?” Dengan penuh ceria si ibu muda menjawab, “Ada, seorang putri, sangat pengertian….”
Dari tadi usai bertanya, sang tabib pun menuliskan sesuatu. Selesai, sang tabib erlihatkan tulisannya di dua kertas pada si ibu muda itu. Lembar yang satu bertuliskan masalah si ibu muda, dan lembaran yang lain kisah gemiira si ibu muda.
Kemudian, sang tabib berkata pada si ibu muda, “Kedua kertas ini adalah resepi ubat untuk penyakit Anda, Anda mencatat semua masalah yang Anda hadapi, dan melupakan sukacita di sekitar Anda.”
Sambil berkata begitu, sang tabib tua menyuruh muridnya membawakan seberkas air dan pen berdakwat.
Setelah itu, sang tabib menitiskan dakwat hitam ke dalam air yang jernih. Terlihat warna hitam muda dari titisan tinta yang mulai menyebar ke seluruh permukaan air.
Dan dalam sekejap, dakwat itu tak terlihat lagi. Sang tabib berkata lagi, “Ketika dakwat hitam masuk ke dalam air, warnanya akan memudar. Bukankah kehidupan kita juga begitu?”
Nota kaki: Sering kali beban penderitaan yang begitu berat kita rasakan, lebih disebabkan diri kita sendiri yang terlalu terpaku pada masalah-masalah yang ada dan melupakan sukacita yang ada di sekitar kita. Cubalah belajar untuk mencampurkan sedikit demi sedikit penderitaan pada air kehidupan yang jernih, luas, dan berisi sukacita kita. Dengan begitu, beban hidup kita akan terasa lebih ringan.
Pesanan buat anakku: Ketika Aku Tua..
Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang dulu.
Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.
Ketika pakaianku tertumpah sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat tali kasut, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus percakapanku.
Ketika kau kecil, aku selalu mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil, aku harusmenggunakan segala cara untuk memujukmu mandi?
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang teknologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku.
Fikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.
Ketika aku tak dapat berjalan, hulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku.
Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.
Ketika aku seketika melupakan percakapan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.
Ketika kau memandang aku yang mulai meniti usia tua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.
Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur
Nota kaki: Anak-anakku ....Dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.
Kisah Tukang Beca dan anak Perempuannya
Hati siapa yang tidak tersentuh melihat
seorang ayah/lelaki menarik beca di siang hari yang panas sambil menggendong
bayi? Kes ini benar-benar terjadi di India. Pemuda ini mengasuh bayinya sebab isterinya meninggal dunia setelah melahirkan bayi perempuan mereka yang menghidapi pelbagai penyakit.
“Shanti meninggal tidak lama setelah melahirkan di hospital pada tanggal 20 September,” ujar Bablu. “Sejak saat itu, belum ada seorang pun yang mahu merawat puteri saya, sehingga saya yang merawatnya, bahkan pada saat saya menarik beca,” lanjutnya.
Pekerjaan Bablu sehari-hari adalah penarik beca di kota Bharatpur. Dia tidak memiliki saudara yang boleh merawat bayinya, sehingga satu-satunya jalan adalah merawat sang puteri sambil bekerja. Bablu menggendong bayinya dengan kain yang dililitkan di leher. dia terpaksa lakukan, bahkan di tengah hari yang sangat panas.
Keadaan ini memang memilukan, terutama bagi Damini yang masih sangat kecil. Panasnya matahari dan keadaan hiruk pikuk jalanan memberikan impka kepada anak perempuannya yang sedang sakit. Sang bayi mengalami septikemia, anemia dan dehidrasi . Untungnya,keadaan bayi agak baik setelah dirawat.
Berita ini dengan cepat tersebar di India, sehingga banyak tawaran bantuan yang diterima oleh Bablu. Besar kemungkinan Perdana menteri India mengrahkan agar permohonan bagi membantu merawat anak perempuannya diproses dengan segera. Semoga bantuan segera datang, agar bayi perempuan ini mendapat rawatan yang lebih baik.
Nota kaki:
anak-anakku yang tersayang Nur Dini Damia dan Muhammad Nawfal...jadikan kisah ini sebagai teladan kelak dewasa nanti.jadilah insan yang merendah diri, kaya dengan budi bahasa, membantu mereka yang susah..kelak bila abah tiada lagi didunia ini....legasi peribadi cemerlang senantiasa ada dalam diri anak2 abah.....
Sahabat, jangan remehkan cinta seorang ayah. Sudahkah Anda berterima kasih pada beliau?
Filosofi Hedgehog
Di Kanadaakan terdapat musim salju yang paling ekstrim. Banyak binatang yang mati akibat rasa sejuk yang teramat sangat.
Di suatu daerah, tinggal sekelompok Hedgehog (sejenis landak). Mereka memutuskan untuk tinggal secara berkelompok di dalam sebuah gua, agar tetap hangat. Mereka mendekatkan diri satu sama lain. Namun ketika mulai berdekatan, duri-duri mereka melukai teman-teman terdekat mereka.
Setelah beberapa saat, mereka pun memutuskan untuk menjaga jarak satu sama lainnya. Akibatnya, mereka mulai merasakan dingin yang membeku, dan akhirnya terancam mati. Jadi mereka harus memutuskan: menerima duri-duri temannya, atau mati!
Secara bijaksana, mereka memutuskan untuk kembali bersatu. Mereka pun belajar untuk hidup dengan luka-luka kecil akibat jarak yang sangat dekat dengan sahabat-sahabatnya supaya dapat merasakan kehangatan. Cara inilah yang membuat mereka akhirnya selamat dan bisa bertahan hidup.
Nota kaki: Inspirasi:
Hubungan yang terbaik dalam hidup ini bukanlah hubungan yang membawa orang-orang yang sempurna dalam kelompok.
Tetapi ketika semua individu belajar hidup dengan ketidaksempurnaan orang lain, serta mampu “mengapresiasi” semua kehangatan yang diberikan oleh teman-temannya.
Hal inilah yang membuat hidup kita menjadi lebih “hidup” (bermakna) & “mampu bertahan” dalam situasi atau lingkungan yang ekstrim sekalipun.
Penjara Fikiran
Pencipta sikat gigi modern adalah orang Inggris bernama William Addis. Dia memakai tulang yang dilubanginya kecil-kecil, kemudian mengisinya dengan bulu binatang.
William pun menjadi jutawan setelah ideanya dikembangkan menjadi sikat gigi berbulu nilon dan diproduksi oleh perusahaan Amerika bernama ‘Du Pont’ pada tahun 1938.
Tahukah Anda, bahawa saat William Addis menemukan konsep sikat gigi, ia sedang meringkuk di penjara? Tubuhnya di penjara, tapi fikirannya tidak terpenjara.
Sementara banyak orang yang tidak di penjara, tetapi seringkali memenjarakan fikirannya sendiri.Penjara itu berupa kata-kata:
“Tidak mungkin”,
“Tidak mau”,
“Tidak berani”, dan tidak tidak lainnya, yang kerap menjadi penghalang kita untuk berkembang.
Sang Pencipta memberikan kita potensi untuk dikembangkan, secara positif dan semaksima mungkin. Jadi, jangan mengizinkan keadaan apapun memenjarakan pikiran kita.
Nota kaki: Mulailah memikirkan sebuah kemenangan daripada sebuah kekalahan.
Berehat lah!!!!!,,,Take 5!!
Seorang pakcik tua dan seorang pemuda bekerja sebagai penebang pokok2..So, pagi2 buta depa dah buat kerja2 menebang dgn amat gigih sekali. Mungkin kerana tenaganya sudah tidak terlalu besar, setiap 50 minit, pakcik ni akan istirahat selama 10 minit lamanya. Sedangkan si pemuda, mungkin kerana tenaganya yang masih kuat, ia tidak pernah rehat sedetikpun dan hanya terus bekerja.
Ketika waktu bekerja selesai, si pemuda menyedari suatu hal yang mengejutkan. Hasil kayu yang ditebang pakcik tua tu jauh lebih banyak dari yang ia tebang.
Kemudian, si pemuda tersebut bertanya kepada pakcik tua tersebut untuk belajar darinya.
Lalu, pakcik tua itu menjawab, “Istirahat/rehat juga merupakan sebuah pekerjaan. Selain ianya memberikan semula tenaga yang cukup bagi tubuh, istirahat juga mampu mengasah energi yang kita miliki.”
Nota kaki:
“Bekerja dan belajar dengan gigih memang bagus, akan tetapi alangkah lebih baik lagi jika disesuaikan dengan beristirahat. Tubuh kita juga memiliki batas dan kemampuan tertentu ketika digunakan. Ketika batas tersebut sudah hampir terlampaui, beristirahatlah. Itu adalah cara yang paling baik untuk membuat tubuh kembali bertenaga.
Ketika manusia bekerja dengan tubuh yang kuat dan segar, maka hasil yang baik akan tercapai karena dikerjakan dengan lebih semangat. Sebaliknya, jika pekerjaan terus menerus dilakukan tanpa ada waktu beristirahat, maka tubuh tidak akan mampu menahan rasa lelah dan letih, dan bisa menyebabkan pekerjaan yang sedang dikerjakan berantakan. Jadi, beristirahatlah.
Wednesday, December 17, 2014
Kisah satu teks jawapan dalam satu temuduga....
Kisah ini saya dapatkan di status facebook salah seorang sahabat saya.mencari inspirasinya , aku tergerak untuk segera tuliskan untuk perkongsian semua.
Dikisahkan , ada satu kilang nak mencari kokosngan jawatan untuk posisi pengurus.Sambuatan mmg menggalakkan..lebih kurang dalam 2300 orang yang datang utnuk mencuba nasib.Tapi yang tak bestnya, pihak pengurusan nak sorang jer...di ulang..sorang shj okay...hiiii
Dalam sessi temuduga tu, ada mcm2 soklan la..dan salah satu soalan wajib yg kena depa jawab adalalh..soalan berbentuk teks....soalan dia bunyi mcm ni
Anda sedang menunggang motosikal ditengah malam yang hujan, ditengah jalan Anda melihat 3 orang sedang menunggu kedatangan anda untuk di tumpang bersama :
- Seorang nenek tua yang sangat lapar.
- Seorang doktor yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya.
- Seseorang special yang selama ini menjadi idaman hati Anda.
Soalam: Anda harus ajak sorang jer, siapakah yang akan Anda ajak ?
Dan jelaskan mengapa Anda melakukan itu!!
-----------
Kira-kira jawapan Apa yang akan korang berikan?Jangan scroll kebawah sebelum korang bagi jawapan tau......jujur....hihii
Serius, jawablah dulu, baru kita lihat jawapan yang diterima.
dari 2300 org yang jawab, hanya 1 yg diterima, Orang tersebut
tidak menjelaskan jawapannya, hanya menulis dengan singkat :
"Saya akan memberikan kunci motor saya kepada doktor dan
meminta dia untuk membawa nenek tua tersebut untuk ditolong segera.
Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal disana dengan sang idaman hati
untuk menunggu angkut."
Dan diterima mamat ini sebagai pengurus kilang tu...sebab mendapat kalisifikasi smart & brilliant
Berat Segelas Air
Kadanf-kadang kalau saya dapat job bg ceramah, tak kisahla samada ceramah berbentuk teknikal atau management, saya sangat sukakan perumpaaan atau perkara yang biasa kita lakukan...kemudian relate dgn kerja/perkara seharian kita.
Masa saya mengajar tu, sy tanya la peserta ttg pengurusan stress....
“Menurut anda, kira-kira berapa berat segelas air ini?” Jawapan para peserta berbagai-bagai, mulai dari 200 gram sampai 500 gram.
“Sesungguhnya yang menjadi masalah bukanlah berat sebenarnya. Tetapi berapa lama anda memegangnya,” cewaahhhh..poyo je aku explain..hihihii.
“Jika saya memegangnya selama satu minit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama satu jam, lengan kanan saya akan sakit. Jika saya memegangnya selama satu hari penuh, mungkin anda kena panggil ambulans untuk saya,” lagi..cewahhhh....
“Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat. Jika kita membawa beban terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu terasa meningkat beratnya,” dan lagi......
”Yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut. Rehat dan chill kejap sebelum mengangkatnya lagi. Kita harus meninggalkan beban kita, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sehari-hari, tinggalkan beban pekerjaan anda. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok,” dan lagi........
“Apapun beban yang ada di bahu/tangan anda hari ini, cuba tinggalkan sejenak. Setelah beristirahat, nanti dapat diambil lagi. Hidup ini sangat singkat, jadi cubalah menikmatinya dan memanfaatkannya. Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di dalam hati kita,” tudia...aku pon tak tau mana mai ayat2 jiwang masa bg ceramah...spontan ok!!!!..anyaway aku sgt suka berkongsi cerita2 yg mudah dan bermanfaat utk dikongsi...walaupon kadang2 diri sendiri pon over..hihiihiih
Tuesday, December 16, 2014
My life: Apa erti kawan
Ungkapan diatas sgt dekat dgnku...selama aku hidup ni..aku mmg tak banyak kawan...kira species kera sumbang jugak aku ni...hiihihi..actually..aku tak memilih kawan..aku berkawan dgn semau org..tak kira jantina, bangsa dan agama...This is my story berkaitan dgn kawan...kalau anak2 abah baca..this is your father....anak2 abah boleh tahu who am I....
a) Kawan Kampung
Di kampung ada ada 4 rakan akrab...masa kecik2 mmg rapat...main bersama..pi sana sini...umur kanr lebih kurang sebaya. Aku namakan sebagai A, B,C dan D....personally..aku paling rapat dgn A, dan utk aktiviti yg adventure, tak masuk akal dan gila2....aku akan pergi dgn B. C adalah kawan aku utk bersosial..hahhahha..tapi best dgn C ni....kawan D plak..average..hahhha
Sehingga sekarang...aku masih baik dgn kawan A dan C shj. memandangkan masing2 sudah bekerluarga..so susah nak jumpa...cuma aku nak story cerita dgn kawan B ni....dulu kalau cuti semester aku dgn B akan pergi camping...buat kerja gila2..best sgt2..persahabatan berlalu dan sgt best sehinggalah aku berkahwin..One day. si B..nak pinjam duit dgn aku..dan aku katakan aku xde duit sebanyak yg si B nak...nak bg pinjam sikit boleh la..sbb kebetulan aku sambung Master...so kos utk semerster pertama kena bayar dulu...aku pon tunjuk resit kat Si B..ni RM6+++ aku dah byr yuran pengajian...so tak dapat nak bg pinjam byk.....tapi si B berkecil hati....dan tidak bertegur sapa dgn aku sehingga sekarang...even kalau jumpa masa hari raya pon tak nak cakap...hulur tangan utk salam pon disambut dingin....
Personally, aku amat kecewa...kecewa sgt2....maybe di pihak si B..aku ni sgt kejam...seorng kawan yang tak boleh mnta tolong semasa susah.....tapi bagi aku juga, jika persahabatan kita adalah ikhlas dan penuh kasih sayang...duit dan balasan atau pertolongan bukanlah masalah......
b) Kawan Masa belajar
Kawan2 masa belajar semua happening dah sgt OK...tapi aku paling rapat dgn si 'Kerinting' shj..yang lain2 tu hanya sebagai kawan shj....Dengan.Si kerinting ni lah..aku makan,main,belajar, menyakat almost the time....walaupon skrg dan semua bekerluarga...tapi hubungan masih akrab...yang best..tiap kali aku telefon...mesti dua2 orang sibuk nak update story.....hiihihihi..kawan2 masa aku sambung Master pon best dan gila....
c) Kawan sekerja
Kawan sekerja??????....percaya tak korang... aku xde kawan yang betul2 'kawan' kat tempat kerja aku....dengor pon pelik...mmmg species kera sumbang dah aku ni.....kawan mcm2 tu adela....utk pengetahuan..aku tak pernah lunch dgn sesiapon sepanjng 14 tahun aku berkerja.....aku hanya luch di depan PC aku shj...gila nerd!!!!!!.....aku pi tapau...mkn kat meja aku..sambil buat kerja aku...
d) Kawan yang aku sendiri tak kenal!!
Haa...yg ni best....baru2 ni aku dpt call....
si X : Hello ..ni Faizal ke?
Aku : a'haa..saya..siapa ni???
Si X: Saya nama X....saya satu sekolah dgn faizal dulu..tapi kelas lain...
Aku : ?????...kelas mana ya?
Si X : masa tingkatan satu...u kelas 1st..sy kelas kedua....(siap watsup gambo kelas)
Aku:.alaa..maaflah sy mmg tak kenal..lagipon masa tingkatan satu dulu..sy kejap jer dok kat situ sebelum pindah sekolah lain.....huu
Si X:..alaa..takkan tak kenal..u org kampung Kuala///***** kan??
aku: Yer...mana dpt no henpon ni
Si X: adala kwn bg....anyway nak tanya..tender sekarang susah nak dpt..dh xde job..
Aku :....%^^% ??????????...so
Si X : so nak mnta tolong la..bla...bla..bla..bla..
Ohhhhh..dunia2.... jgnlah mcm ni..1st call dh nak mnta tolong yer....bukan si X shj...ramai lagi yg sy sndiri pon x kenal...begitu juga dgn org2 kampung aku..dulu kutuk2 aku..tak pandai la..miskin la...dan mcm2 lagi..tapi bila Allah kurnia kan sedikit pangkat (padahal xde pangkot pon..poyo je lebih...iihihihiihi)...bila kita berjaya...ramaila yg mai mengaku kawan bagai..satu sekolah la....naik bas sama masa blk sekolah la....tapi bila aku susah..semua hilang........mcm ni ka??,,,ahhahhha..tapi aku ok jer..layan sebagai manusia normal shj.....sebab hubungan dgn manusia ni kena jaga juga....
apapon..berkawanlah dgn ikhlas..jgn harapkan balasan....harapan abah kepada anak2 abah yang sangat abah cintai......nanti bila dah besar..kakak dini dan adik nawfal..berkawanlah dgn ikhlas...dan berhati2 juga dlm memilih siapa kawan kita.....luv both of u......adiossssss
Sunday, December 14, 2014
Tidak Cepat Sesaat....Tidak Lambat Sesaat
14hb Disember 2014, 12.30 tengahmalam
Tatkala aku menulis entry ini, jam di dinding dah
menunjukkan pukul 12.30 tengah malam. Entah mengapa mata ini belum lagi
mengantuk. Mata meliar mencari bahan untuk dibaca, lalu terpandang beberapa
buah buku yang dibeli di MPH semalam. Banyak juga aku beli, ada dalam 6
buah..semunya daripada penulis yang sama!!!
Diwaktu malam yang semakin pekat, aku jauh merenung diri
ini. Macam-macam ada difikiran ku sekarang. Terlalu banyak yang
difikirkan...tentang kehidupanku, cinta, keluarga, anak-anak (Nur Dini Damia
dan Muhamad Nawfal), kematianku dan mcm2 lagi. Kadangkala, hati ini begitu
ingin berubah ke arah lebih baik, tetapi hasuttan dan keimananku yg sangat
tipis ini seringkali tertewas..huhuuhuhu....
“ Adakah kau terima..janjiku lagi..setelah ku
berpaling.....”..tergiang-ngiang lagu nasyid mp3.....aduhhh....Ya
Allah..kuatkanlah dan tabahlah hati dan imanku.....
Tetiba perihal kematian memenuhi ruang otak dan
fikiranku.....terasa seram sejuk pulak...mungkin esok, lusa...yang pasti
kematian pasti tiba...tidak cepat sesaat..tidak lambat sesaat.....apakah
bekalanku utk kesana nanti????.....
Yang pasti..aku kena tanamkan dalam hati dan
fikiranku ini bahawa kehidupan didunia ini hanya sementara...dan ujian daripada
Allah..
Inti pati ayat surah al-Hajj sangat menarik untuk
dikupas...Allah s.w.t menegaskan bahawa sehari di akhirat bersamaan 1000 tahun
di dunia. Kita ambil contoh, katakan rata-rata umur manusia mati adalah sekitar
umur 63 tahun. Oleh itu, 63 tahun bersamaan 1.51 jam tempoh masa di
akhirat!!!!!!.....wow..fakta yg sgt bagus..korang nampak tak ..apa yang aku
fikirkan....kira-kiranya, ia waktu ujian peperiksaan standard di Malaysia. So,
Sabar- Solat – Syukur pada aku adalah kunci yang perlu ada pada setiap kita
dalam menghadapi ujian kehidupan untuk lulus dengan cemerlang.
Setiap ujian yang melanda, kita kena sabar banyak2....dan
mengadulah pada Allah. Di sini aku ingin sisipkan kisah benar kekuasaan Allah
yang bagi aku benar2 terjadi.
Seorang hamba Allah, penuntut di salah satu Universiti
termuka di Malaysia. Belajar di fakulti kejuruteraan. Sangat aktif di kolej dan
sangat mudah terpengaruh. Biasala..orang muda....hendak dijadikan
cerita...Universiti berkenaan telah menukar sistem permarkahan tanpa
memberitahu pemakluman pertukran sistem ini kepada warga kampus.
Syaratnya...peperiksaan gagal sebanyak dua kali serta mencapai gred B kebawah
adalah gagal dan akan dikeluarkan daripada Universiti.
Malangnya subjek yang tidak digemari dan susah baginya
itu, yang mana ianya adalah cubaan kedua (setelah gagal kali pertama- gred D),
telah mendapat gred C. Maka secara otomatiknya, pelajar ini berstatus GAGAL
KELUAR. Bila keputusan peperiksaan rasmi dikeluarkan, kira-kira terdapat 24
orang berstatus GAGAL KELUAR termasuk pelajar tersebut. Senat mengatakan bahawa
sebarang rayuan tidak diterima awalaupon menangis air mata darah sekalipon,
keputusan tidak akan ditukar!!!!!!!.
Dengan dukacita, kesemua pelajar balik ke kampung
masing-masing. Ada yang malu pada keluarga, masih meneruskan kehidupan di Kota
metropolitan dan penipuan ini berterusan entah bila......tetapi, bagi pelajar
ini, dia masih tidak percaya....perasaan berbaur malu, sedih dan bermcm2 lagi
tidak terluah perkataan. Tetapi kehidupan sosial diteruskan seperti biasa. Pendaftaran
semester baru pon bermula, tetapi pelajar ini teruskan juga..mendaftar seperti
biasa,,tetapi kelihatan pada skrin komputer dan slip pendaftaran subjek adalah.
PELAJAR GAGAL KELUAR!!!!!!!!!!!!!!!!
Berderau darah singgah ke otak. Tapi diteruskan seperti
biasa. Walaupon ada rakan yang terdekat..siapapon tidak tahu status pelajar
ini. Hanya Allah yang tahu. Kehidupan dikampus diteruskan. Kuliah dihadiri
seperti biasa walaupon nama tidak tersenarai dalam sistem. Setiap malam,
pelajar ini bermunajat kepada Allah..hanya kuasa Allah yang mampu mengubah
segala-galanya. Sembahyang hajat 12 rakaat tidak pernah ditinggalkan walaupon
sehari sepanjang semester pengajian. Pelajar ini berserah sepenuhnya 100%
kepada Allah.
Menjelang seminggu
peperiksaan, semua pelajar telah mendapat slip menduduki peperiksaan..tapi
pelajar ini tiada slip pepriksaan dan bermakna tidak dapat memasuki
peperiksaan. Pelajar ini kian memuncak gelisahnya.....menangis semahu-mahunya....siapapun
tidak tahu dia menangis..hanya Allah sahaja yang tahu.
Keesokannya, pelajar itu dikejutkan oleh rakan sekelas
bahawa dekan fakulti ingin bertemunya. Tanpa membuang masa, pelajar tersebut
terus ke fakulti secepat yang mungkin. Langkahnya makin laju..seakan terbang
ala-ala filem kungfu lagaknya.
Masuk!!!......disini saya ingin maklumkan, bahawa senat
telah membuat kesilapan berkaitan gred subjek yang awak gagal semester lepas.
Kesilapan teknikal sistem, dimana gred sebenar yang awak dapat adalah Gred A,
tetapi sistem capture sebagai gred C,
dan malangnya awak di tendang keluar. Tambahnya lagi, bila sistem dikemaskini
untuk semakan terakhir sebelum berlangsung peperiksaan, sistem akan mengimbas
semua keputusan lepas dan hanya awak sahaja yang belum mengambil slip peperiksaan!!!!!!!!!!!..kata
dekan dengan panjang lebar. Awak akan meneruskan pembelajaran seperti biasa dan
pihak Universiti memohon maaf diatas kesilapan teknikal. Dan bagi menebus
kesalahan, pihak universiti memberikan yuran percuma untuk baki pengajian
kamu..dan saya faham...ianya masih tidak setimpal dengan ujian hebat yang kamu
hadapi..........SubhanaAllah....Alhamdullilah..AllahuAkbar
Tambahnya lagi, walaupon awak boleh menduduki
peperiksaan, tetapi awak tidak menghadiri kelas dan kuliah,,jd bagaimana awak
nak ambil exam!!!!
Pelajar itu dgn panjang lebar menerangkan kepada dekan,
bahawa sepanjang semester , dia menghadiri kelas seperti biasa, dan mengnggap
tiada apa2 yang berlaku...sepanjang menghadiri ke kelas, dia menangis untuk
setiap langkah dengan amat berat sekali...tapi hanya kepada Allah keyakinan
diberikan tanpa sekelumit gusar.
Hari – hari yang dilalui amat suram...tidak
pernah balik ke kampung awalaupun cuti semester kerana takut dan malu pada
keluarga (walaupun keluarganya tidak tahu), sepanjang cuti semester hanya
dihabiskan diruang bilik kosong dan terus berdoa dan berdoa......Akhirnya,
Allah maha mendengar....segala kesulitan dihadapi dengan sabar...dan berkat
kesungguhannya, ketabahan dan keyakinan inilah membentuk peribadi yang utuh
serta keyakinan kepada Allah semakin tinggi. Dan pelajar tersebut adalah
AKU!!!!!!!!!!!!!!!!!!.ya...its me!!!!!
Moralnya disini, kehidupan ini hanya ujian.....seperti
peperiksaan di dalam dewan shj...setiap dugaan yang Allah berikan..hendaklah
bersabar...dan yakin kepada Allah dan menjadikan kita semakin dekat dengan
Allah...kadangkala Allah datangkan ujian kepada kita kerana Allah rindukan
rintihan kita.
Aku menyaksikan sendiri kekuasaan Allah kepadaku. JANJI Allah
itu benar.....
Tidak cepat sesaat...tidak lambat sesaat..........
Friday, November 28, 2014
Ketika Kita Mengeluh......
Ketika
Kita Mengeluh......
Ketika kita mengeluh, eeiii..Penat sangat,,
Allah Menjawab :
..dan
Kami jadikan tidurmu istirehat (Terjemahan surah
an-Nazi’at 79:9)
Ketika kita mengeluh, beratnya dugaan ini, tidak sanggup
rasanya aku....
Allah menjawab :
Aku
tidak membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya.
(Terjemahan surah al-Baqarah 2: 286)
Ketika kita mengeluh, apa yang aku buat ini semua
sia-sai...
Allah menjawab :
Sesiapa
mengerjakan kebaikan sebesar zarah sekalipun pastinya ia akan melihat balasanya.
(Terjemahan surah al-Zalzalah 99:7)
Ketika kita mengeluh, tiada seorang pun mahu menolong
aku.......
Allah menjawab:
Berdoalah
(mintalah) kepada-Ku, nescaya Aku kabulkan untukmu.(Terjemahan
surah al-Ghafir 40:60)
Ketika kita mengeluh, aku sedih sangat....
Allah menjawab:
Janganlah
kamu berdukacita, sesungguhnya Allah beserta kita.
(terjemahan surah at-Taubah 9:40)
Thursday, November 20, 2014
Rasullah dan Buah Limau
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sebenarnya cerita ini sudah banyak
tersebar di banyak blog dan tempat lain, tapi… saya hanya ingin berbagi
kepada sahabat semuanya satu kisah yang membuat saya terharu saat
pertama kali membacanya….
Semoga kita senantiasa mampu mengingat dan memahami cerita ini untuk menjadi peringatan kepada kita semua.....
Suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh
seorang wanita kafir. Ketika itu baginda bersama beberapa orang sahabat.
Wanita itu membawa beberapa biji buah limau sebagai hadiah untuk
baginda. Cantik sungguh buahnya. Siapa yang melihat pasti terliur.
Baginda menerimanya dengan senyuman gembira. Hadiah itu dimakan oleh
Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan tersenyum.
Biasanya Rasulullah SAW akan makan
bersama para sahabat, namun kali ini tidak. Tidak seulas pun limau itu
diberikan kepada mereka. Rasulullah SAW terus makan. Setiap kali dengan
senyuman, hinggalah habis semua limau itu. Kemudian wanita itu meminta
diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda.
Sahabat-sahabat agak heran dengan sikap
Rasulullah SAW itu. Lalu mereka bertanya. Dengan tersenyum Rasulullah
SAW menjelaskan “Tahukah kamu, sebenarnya buah limau itu terlalu masam
semasa saya merasainya kali pertama. Kiranya kalian turut makan bersama,
saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyetkan mata atau
memarahi wanita tersebut. Saya bimbang hatinya akan tersinggung. Sebab
itu saya habiskan semuanya.”
Begitulah akhlak Rasulullah SAW. Baginda
tidak akan memperkecil-kecilkan pemberian seseorang biarpun benda yang
tidak baik, dan dari orang bukan Islam pula. Wanita kafir itu pulang
dengan hati yang kecewa. Mengapa? Sebenarnya dia bertujuan ingin
mempermain-mainkan Rasulullah SAW dan para sahabat baginda dengan hadiah
limau masam itu. Malangnya tidak berjaya. Rancangannya di’tewas’kan
oleh akhlak mulia Rasulullah SAW.
Hikmah Di Sebalik kehilangan..........
Bila kita sering merasa banyak yang hilang dari kehidupan Anda,
percayalah, tidak ada kehilangan yang benar-benar hilang. Seperti ini...
Pada masa dulu, di sebuah kawasan pendalam di China, hidup seorang lelaki tua dan keluarganya. Lelaki tersebut ada sebuah kebun dan memiliki beberapa haiwan peliharaan, salah satu peliharaannya adalah seekor kuda jantan. Suatu ketika, kuda yang dimiliki lelaki tua tersebut hilang. Org2 kampung mengatakan sempat melihat kuda tersebut berlari melewati batas daerah yang tidak boleh dilewati oleh warga desa. lelaki tua itu menjadi sedih, tetapi dia mengatakan, "Tidak apa, barangkali kejadian ini bukan sesuatu yang buruk dan siapa tahu akan datang sesuatu yang baik."
Setelah hari berganti hari, pada malam hari, lelaki tua itu dikejutkan dengan suara kuda. Dia langsung bangkit dan melihat ke arah luar rumah, tampak kudanya yang hilang telah kembali dan membawa seekor kuda betina entah milik siapa yang menjadi pasangannya. Tentu saja, seperti peraturan di desa itu, kuda yang tidak diketahui pemiliknya atau liar akan menjadi milik mereka yang menemukan. Para tetangga memberi selamat pada lelaki tua yang telah mendapatkan kembali kudanya serta tambahan satu kuda secara cuma-cuma.
Setelah waktu berjalan, anak laki-laki dari lelaki tua tersebut mulai berlatih untuk naik ke atas punggung kuda dan memacu kuda tersebut di sekitar area kebun. Sayangnya, pada suatu hari, anak laki-laki itu jatuh dari atas punggung kuda dan mengalami cedera kaki yang sangat parah. Perlu waktu lama untuk sembuh, tetapi sekalipun telah sembuh, anak laki-laki itu tak bleh berjalan normal. "Tidak apa-apa, nak" ujar si lelaki tua, "Mungkin hal ini akan mendatangkan sesuatu yang lebih baik untuk mu,"
Dan seperti kejadian sebelumnya, si lelaki tua merasakan kembali sesuatu
yang baik tersebut. Pada masa itu adalah masa perang, semua anak
laki-laki di desa wajib membawa senjata dan bertempur di medan perang.
Tetapi sbb cacat, anak laki-laki sang lelaki tua tetap di desa dan
bekerja di kebun. Tidak ada yang disesali, karena anak laki-laki
itu juga bersikap sama seperti ayahnya, dia percaya akan ada hikmah di
balik kejadian buruk yang menyebabkan dia kehilangan cara berjalan yang
normal.
Tahun berganti tahun. Perang telah berakhir dan para anak laki-laki yang bertempur kembali ke desa. Ternyata hanya beberapa yang kembali, sbb kebanyakan dari mereka ternyata tewas di medan perang. Si Lelaki tua sedikit bersyukur sbb anak laki-lakinya tetap dalam keadaan sihat dan semakin pintar mengurus kebun. Sehingga, tidak ada yang perlu disesali kerana bagi keluarga tersebut, kebahagiaan tidak hanya dinilai pada saat sesuatu terjadi, tetapi juga pada masa-masa selepasnya..
Sahabat, hikmah dari cerita tersebut kita harus belajar bahwa setiap kali kita merasa kehilangan, sesungguhnya apa yang kita tangisi tidak benar-benar hilang, kerana pada saat yang tidak akan kita sangka, kita akan mendapatkan hikmah dari rasa kehilangan tersebut. Kita akan merasakan kebahagiaan lebih berlipat jika kita pernah merasakan kehilangan. Tetapi rasa bahagia itu akan datang saat kita melepaskan dengan rela apa yang telah hilang, tidak dengan meratapi atau menangisi terus-menerus. Apapon....Perancangan Allah adalah yang terbaik..kita taidak tahu...Hanya Allah tahu apa yang terbaik utk kita....So bersabarlah wahai hati & keep positive....its cam make u happy!!...adiosss!!!!! (penat aihhh taip panjang2)...
Pada masa dulu, di sebuah kawasan pendalam di China, hidup seorang lelaki tua dan keluarganya. Lelaki tersebut ada sebuah kebun dan memiliki beberapa haiwan peliharaan, salah satu peliharaannya adalah seekor kuda jantan. Suatu ketika, kuda yang dimiliki lelaki tua tersebut hilang. Org2 kampung mengatakan sempat melihat kuda tersebut berlari melewati batas daerah yang tidak boleh dilewati oleh warga desa. lelaki tua itu menjadi sedih, tetapi dia mengatakan, "Tidak apa, barangkali kejadian ini bukan sesuatu yang buruk dan siapa tahu akan datang sesuatu yang baik."
Setelah hari berganti hari, pada malam hari, lelaki tua itu dikejutkan dengan suara kuda. Dia langsung bangkit dan melihat ke arah luar rumah, tampak kudanya yang hilang telah kembali dan membawa seekor kuda betina entah milik siapa yang menjadi pasangannya. Tentu saja, seperti peraturan di desa itu, kuda yang tidak diketahui pemiliknya atau liar akan menjadi milik mereka yang menemukan. Para tetangga memberi selamat pada lelaki tua yang telah mendapatkan kembali kudanya serta tambahan satu kuda secara cuma-cuma.
Setelah waktu berjalan, anak laki-laki dari lelaki tua tersebut mulai berlatih untuk naik ke atas punggung kuda dan memacu kuda tersebut di sekitar area kebun. Sayangnya, pada suatu hari, anak laki-laki itu jatuh dari atas punggung kuda dan mengalami cedera kaki yang sangat parah. Perlu waktu lama untuk sembuh, tetapi sekalipun telah sembuh, anak laki-laki itu tak bleh berjalan normal. "Tidak apa-apa, nak" ujar si lelaki tua, "Mungkin hal ini akan mendatangkan sesuatu yang lebih baik untuk mu,"
Tahun berganti tahun. Perang telah berakhir dan para anak laki-laki yang bertempur kembali ke desa. Ternyata hanya beberapa yang kembali, sbb kebanyakan dari mereka ternyata tewas di medan perang. Si Lelaki tua sedikit bersyukur sbb anak laki-lakinya tetap dalam keadaan sihat dan semakin pintar mengurus kebun. Sehingga, tidak ada yang perlu disesali kerana bagi keluarga tersebut, kebahagiaan tidak hanya dinilai pada saat sesuatu terjadi, tetapi juga pada masa-masa selepasnya..
Sahabat, hikmah dari cerita tersebut kita harus belajar bahwa setiap kali kita merasa kehilangan, sesungguhnya apa yang kita tangisi tidak benar-benar hilang, kerana pada saat yang tidak akan kita sangka, kita akan mendapatkan hikmah dari rasa kehilangan tersebut. Kita akan merasakan kebahagiaan lebih berlipat jika kita pernah merasakan kehilangan. Tetapi rasa bahagia itu akan datang saat kita melepaskan dengan rela apa yang telah hilang, tidak dengan meratapi atau menangisi terus-menerus. Apapon....Perancangan Allah adalah yang terbaik..kita taidak tahu...Hanya Allah tahu apa yang terbaik utk kita....So bersabarlah wahai hati & keep positive....its cam make u happy!!...adiosss!!!!! (penat aihhh taip panjang2)...
Kisah Yang Berinspirasi : Kisah ayah & Anak
Okay...bila dah start menulis nis..mula post 10 entry dalam sehari ..bleh????,,pastu padam ...haahha..Anyway...aku nak kongsikan satu cerita yang agak inspirasi...ttg melihat dari perspektif yang berbeza...
Satu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalam satu perjalanan keliling negeri dengan tujuan nak tunjuk kat pada si anak bagaimana miskinnya kehidupan orang-orang disekitarnya. Mereka lalu menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah pertanian yang dianggap si ayah dimiliki keluarga yang amat miskin.
Setelah kembali dari perjalanan mereka, si ayah tanya anaknya :
“Bagaimana perjalanannya nak?”.
“Perjalanan yang hebat, Ayah”.
“Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?,” Si Ayah bertanya.
“O..... tentu saja,” jawab si anak.
“Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu,” kata si Ayah.
Si anak menjawab :
Saya melihat bahawa kita punya satu anjing, tapi mereka punya empat anjing.
Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman kita, tapi mereka punya anak sungai yang tidak ada ujungnya.
Kita mendatangkan lampu-lampu untuk taman kita, tapi mereka memiliki cahaya bintang di malam hari.
Teras tempat kita duduk-duduk membentang hingga halaman depan, sedang teras mereka adalah horizon yang luas.
Kita punya tanah sempit untuk tinggal, tapi mereka punya ladang sejauh mata memandang.
Kita punya pembantu yang melayani kita, tapi mereka melayani satu sama lain.
Kita beli makanan kita, tapi mereka menumbuhkan makanan sendiri.
Kita punya tembok disekeliling rumah untuk melindungi kita, sedangkan mereka punya teman-teman untuk melindungi mereka.
Ayah si anak hanya speechless.
Lalu si anak menambahkan kata-katanya : “Ayah, terima kasih sudah menunjukkan betapa MISKIN-nya kita”.
Hikmah yang bisa diambil dari diatas :
Satu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalam satu perjalanan keliling negeri dengan tujuan nak tunjuk kat pada si anak bagaimana miskinnya kehidupan orang-orang disekitarnya. Mereka lalu menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah pertanian yang dianggap si ayah dimiliki keluarga yang amat miskin.
Setelah kembali dari perjalanan mereka, si ayah tanya anaknya :
“Bagaimana perjalanannya nak?”.
“Perjalanan yang hebat, Ayah”.
“Sudahkah kamu melihat betapa miskinnya orang-orang hidup?,” Si Ayah bertanya.
“O..... tentu saja,” jawab si anak.
“Sekarang ceritakan, apa yang kamu pelajari dari perjalanan itu,” kata si Ayah.
Si anak menjawab :
Saya melihat bahawa kita punya satu anjing, tapi mereka punya empat anjing.
Kita punya kolam renang yang panjangnya sampai pertengahan taman kita, tapi mereka punya anak sungai yang tidak ada ujungnya.
Kita mendatangkan lampu-lampu untuk taman kita, tapi mereka memiliki cahaya bintang di malam hari.
Teras tempat kita duduk-duduk membentang hingga halaman depan, sedang teras mereka adalah horizon yang luas.
Kita punya tanah sempit untuk tinggal, tapi mereka punya ladang sejauh mata memandang.
Kita punya pembantu yang melayani kita, tapi mereka melayani satu sama lain.
Kita beli makanan kita, tapi mereka menumbuhkan makanan sendiri.
Kita punya tembok disekeliling rumah untuk melindungi kita, sedangkan mereka punya teman-teman untuk melindungi mereka.
Ayah si anak hanya speechless.
Lalu si anak menambahkan kata-katanya : “Ayah, terima kasih sudah menunjukkan betapa MISKIN-nya kita”.
Hikmah yang bisa diambil dari diatas :
- Kaya dan Miskin tergantung pada persepsi kita sendiri, bukan pada penilaian orang lain.
- Orang lain yang kita nampak miskin bagi kita, boleh jadi termasuk kaya menurut orang lain, atau bahkan mereka sendiri
- Kisah diatas mendorong kita untuk selalu melihat perspektif lain...
Pindah Opis Baru.....
Assalamualaikum semua.....dah lama x update blog..bersarang jgk la...sbb lately sibuk dengan pindah opis baru dan mcm2 perkara lagi......sekarang opis kau bukan lagi di MidValley...skrg dah berpndah di Jln sultan salahuddin...alaaa..yg berdekatan dgn Bank Negara tuh....anyway..kerja kemas- mengemas dah selesai...dah mula kerja pon.....I like opis baru ni...sbb perabot baru, karpet baru. telefon baru....kira kata semua baru laaaa....PC jer yang lama...huhuuu..
Waktu aku bertolak dari rumah pon lebih kurang sama jek..walaupon opis baru ni jauh berbanding ngan opis lama aku....But now...time for job hunting....bercadang nak TUKAR skop kerja yg lebih mencabar dan upmhhhhhh....aku dapatla beberapa interview....tapi bila dah dpt offer tu..mcm2 hal yg menghalang...cam tak bg aku kerja kt tempat lain jek....anyway..aku bersyukur bekerja dgn keadaan sekarang..cuma ..aku perlukan lebih and MORE to keep me innovative..tudia....perasan poyo!!!.....
Ok...sekian utk kali ni..Miss U Nur dini damia & Muhammad Nawfal,...
Subscribe to:
Posts (Atom)




















