Wednesday, June 11, 2014

RULE# 1: MONEY BUYS EVERYTHIN', EXCEPT RESPECT

World femes management guru Tom Peters ada bgtau..." Farmers, senators, salesperson, engineer,CEO, you,me and the kid who mows your lawn- everybody loves being recodniszed, in any way, large or small"......

Conversely, when you discount the value of your coworkers or employees by ignoring them, taking them for granteed, or giving the impression that they are expandable and readily replaceable, they begin to act accordingly and become less valueable. Its a sel fulfilling prophecy. people start to unlpug.

WHAT IT MEANS......Appreciation, applause,approval dam mcm2 mak nenek lagi....the fact is, people do not work for money alone. We appreciate being appreciated. And although a paycheck certainly is a tangible form of rewards and recognition, the fact that it comes regularly often diminishes its motivational impacts. Berbanding dgn personal praise, paycheck are impersonal- and besides, everyone else is getting one!!. If you're criticizing more than you're complimenting, you are heading down the wrong path!!

ACTION PLAN....Smart managers know that the right words of praise or recognition at the right time can be worth their weight in gold. Actions that get rewarded, get repeated. Try to catch people in the act of doing something right & when u do, right then and there, tell them what you're thinking. make every person feel like he  or she really matter....




Sunday, February 23, 2014

ONLINE BIZ


Aku mula terjebak online biz bersama wife sincr 2009. Actually hanya suka2....Dgn IzinNYA...perniagaan online kami mendapat sambutan yang agak memberangsangkan..so we decide to get more serious....Cuma entry kali ini hanya nak menceritakan kesilapan2 yg sering dilakukan oleh pengamal online biz ni..terutamanaya adalah medium Facebook....

Kekadang pengamal biz online FB ni tidak mempunyia etika perniagaan yg baik (tidak semua ya...)...Jgn sesekali 'tag' customer anda atau nama kwn2 anda didalm iklan biz anda....boleh ianya dilakukan jika mendapat persetujuan empunya badan.....

Satu lagi..kadangkala ada rungutan drp pengamal biz online ni.."Alaa...si polan tu amik customer saya....mati la mcm ni..mcmana nak buat sales..".....Wahai pengamal online biz..pemahaman anda tentang rezeki adalah tidak betul....Ingat...Allah yg memberi Rezeki kd Kita..bukannya manusia,...

Umat Islam perlu yakin dengan sepenuh-­penuhnya bahawa rezeki terletak dalam kekuasaan Allah atau di tangan Allah, bukan di ta­ngan makhluk.
Mahfum Firman Allah (Saba’:24)
Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepada mu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah”, dan Sesungguhnya Kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
Mahfum Firman Allah (Al-Ankabut:60)
Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha mendengar lagi Maha mengetahui.

Yang beri rezeki itu Allah, bukan manusia. Yang beri kepandaian itu Allah, bukan manusia. Adapun manusia cuma sebagai pengantaraan sahaja.....

so sila betulkan niat anda......

Thursday, February 20, 2014

Mengenal Diri Sendiri


Salam semua...rasa lama sgt tak hupdate blog ni....Nak mencari Konsistensi tu yg sgt malas dan malas....Utk entry kali ni aku just nak sharing bahawa lately terbit dipemikiran aku ni utk mengenal diriku..selama aku idop 37thn di muka bumi ni...hanya sekarang dan tika ini terdetik didalm benak aku-. Who Am I???????

Jika di flashback semula..sgtlah byk kerugian yg aku lakukan dalam udop aku ni..nak menyesal pon tak guna..sekurang-kurangnya aku berdoa agar di beri ending yg ohsem disisi NYA.
Berdasarkan pembacaan aku.... mengenal diri sendiri merupakan kunci rahsia utk mengenal Allah...emmm.  sesuai dengan sabda nabi saw,
"Barang siapa sudah mengenal dirinya sendiri berarti dai sudah mengenal tuhannya."
juga disebutkan dalam alquran, kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa alquran itu benar (QS al-fushilat [41]: 53).

tidak ada satu benda pun yang lebih dekat dgn diriku selain diriku sendiri. dan jika aku tidak mengenal diriku sendiri, mcmana aku akan dapat mengenal keadaan orang lain?
jika aku mengatakan, "aku sudah mengenal diriku sendiri," so that mean aku dah mengetahui bahwa diriku memiliki anggota badan, panca indra dan sebagainya. pengetahuan yang seperti ini bukan merupakan kunci utk mengenal Allah, jika pengetahuan disitu saja, yakni hanya sampai pada pengertian semata. hal ini sama halnya dengan pernyataan, "kalau aku lapar aku akan makan. kalau aku marah aku aku akan berkelahi."

apakah aku akan mengikuti jejak pikiran seperti itu? jkalau camtu aku boleh kawan dgn binatang la...sbb pada hakikatnya, membetulkan diri sendiri dan mengenal diri sendiri itu menyangkut hal-hal sebagai berikut:

·                     Apa yang ada dalam diriku?
·                     sejak bila aku ada?
·                     hendak ke mana aku nanti?
·                     apa tujuanku berada di tempat yang fana ini?
·                     apakah sebenarnya hakikat kebahagiaan dan kesusahan yang menimpa diriku?


Sebagian di dalam diriku terdapat sifat baik dan buruk. suatu saat nanti, aku akan mengetahui mana sifat-sifat yang asli dan mana yang bukan. seandainya aku sudah mengetahui tentang hal tersebut, sebenarnya itu  pun belum menjadi jaminan bahwa aku sudah menemukan letak kebahagiaan yang sesungguhnya.

cer kita tgk binatang, pekerjaanya hanyalah makan, tidur, dan berkelahi. oleh karena itu jika pekerjaanku hanya itu, maka kaku tidak lebih layaknya mcm depa la jgk kannnn... 
Setan ni, kerjanya hanya menggerak-gerakkan hati manusia agar berbuat jahat, berdusta, menipu, dan sebagainya. jika perbuatanku serupa dengan perbuatan tersebut, maka dirimu tidak ada bedanya dengan setan...Oh No!!!!...

Para malaikat, pekerjaanya selalu berdzikir dan mengagungkan keindahan Allah. ia terlepas dari seluruh sifat-sifat kehbinatangan. jika aku ingin memiliki seluruh sifat seperti malaikat maka berusahalah untuk menyucikan diri dan mendekatkan diri kepada tuhan. aku dapat berdzikir dan bertafakur kepada yang Maha Tinggi, dan berharap moga aku akan terbebas dari kungkungan hawa nafsu dan amarah.

Akhirnya maybe aku akan dapat menjawab pertanyaan ini, "mengapa aku diciptakan dengan membawa kedua macam tabiat negatif ini, yakni tabiat setan dan hewan?" apakah kedua tabiat ini akan mengalahkanku dan memenjarakanku? ...Ohhh pening2.....But Till now..aku mulai sedar tujuan dan arah hidupku..darinNYA aku datang..DariNYA aku kembali...Moga feel dan semngat ini berterusan hendaknya....Dunia ni Hanya POYO!!!!...hihihii..Di sana adalah Final Countdown kita...


Tuesday, December 10, 2013

My Final touch....




Waa.dah lama sangat tak update blog ni..huhuuu..sibuk la sngt kann....padahal malas & tidak konsisten..anyway,.,.hari ni nak luahkan hati yg tengah berserabut menyiapkan final viva next week...sgt2lah stress tahap gaban....dan disini aku nasihatkan kpd smeua..sesape yg nak sambung study tu better amik full time laa..jgn jd mcm aku..poyo jer lebih..amik part time..nahhh..dgn kerjanya..dgn aktiviti sosialnya..family..terpaksa kansell kenduri kendara event..sbbnya kelas hujung mnggu....

ti..tok..tik tok...dok membebel malas la..tak larat la..bla..bla..bla...akhirnya kini tiban di penghujungya..walaupon dh berpenghujung tapi azabnya sgtlah best....apapon ..mesti langsaikan....tetapi sepanjang pembelajaran part time ni..of course byk aktiviti yg terpaksa dikuburkan....dan aku sgt rindukan hari sabtu & ahad yg tenang...sbb sebelum ni weken jer ada kelas....dlm kelas plak tu bukan konsentrate sgt pon..dok melalut ntah ke mana2....

Penghujung bulan januaru ni akan tamatlah sudah episod cinta luka ni...akan ku rindui hari sabtu & ahad yg tenang bersama family...Apapon..lepas settle semua ni...aku nak enjoys....yg pastu hotel dh tempah next january 2014..tak jauh pon dekat jer..sbb hotel ni menjadi hotel kegemaran isteri dan anak2 aku....so tunggu yaaaa...

Friday, April 19, 2013

Systems Thinking Iceberg


Introduction

An iceberg is an interesting thing. Typically, only one-tenth of its volume is above water, so most of it cannot be seen. In addition, the shape of the underwater portion can be difficult to judge by looking at the portion above the surface. These two observations are the background for the everyday expression “tip of the iceberg.” Generally, it is used to mean that what you can see is only a small part of the whole situation. In other words, there is much more below the surface and what it looks like may surprise you.
Just like an iceberg, a lot of what is going on in our world is hidden from view. In order to effectively observe and understand the world we need to “surface” these deeper levels of understanding. Doing this can help us make sense of our world and formulate more effective responses to new situations.

What We Learn

  • There is a lot in our world that is hidden below the surface.
  • The iceberg diagram (Figure 1) can be viewed in three ways. All of them are useful.
    • It can be viewed in terms of different entities that exist in the universe: event, patterns, structures, mental models, and containers.
    • It can be thought of as showing different ways of seeing the world. That is, you can focus on seeing the world as events, patterns, structures, mental models, or a container.
    • It can be looked at as a doorway to a new worldview — Systems Thinking. When we pass through it we encounter what we think is a new world. However, we soon realize that we are not seeing a new world, but rather our old world through new eyes.

The Event Level

Most of us see the world as a series of “events” — things that happen. Most of these events are routine, like eating breakfast. Some pose a threat to our well-being, like that guy who almost hit you on your way to work this morning. Many that we notice present themselves as “problems” we must solve, like the leaky faucet in the kitchen.
Events are markers in time where multiple variables are observed. For example, the temperature at JFK airport in New York at 11:00 am on January 3, 2010 was 20 degrees F. Or my car had an oil change at Tri-State Motors in Putnam, Connecticut on March 20, 2009 at a cost of $18.95 with the work being done by a mechanic named Steve.
Most of the world spends its time at the event level. It is how we perceive the world while going about our daily business. When we view problems at this level our solutions tend to be reactive.

The Pattern Level

Patterns are the changes in variables that occur over time. Since these variables are frequently observed as parts of events, to see these patterns we start by asking ourselves the question, “Which events seem to go together?” — that is, we speculate that certain events are in some way related. Then, using the accumulated memories of the events, we view them as a series in order to see a pattern. More specifically, we look at the variables that are involved in the events and examine how they change (or stay the same) over time.
While the world does not spend as much time at the pattern level as it does at the event level, it does “take the escalator” to this level quite often. We hear it when people say, “Wow, your kids have grown,” “It takes me longer to get to work,” “The leak is getting worse,” or “I don’t go to Starbucks anymore.” On the other hand, there are many patterns that are never recognized. For this reason, pattern level is half-above and half-below the water line in the iceberg diagram.
When we get to the pattern level we can anticipate, plan, and forecast. It allows us to adapt to problems so we can react more effectively to them.

The Structure Level

The next level down is the structure. Structure answers to the question, “What is causing the pattern we are observing?” Just as invisible ice below the water supports the visible tip of the iceberg, the structure supports and creates the patterns we see in the events. It may not be easy to see the structure, but the patterns we can see tell us that the structure must be there.
Structures are composed of cause-and-effect relationships. These are connections between patterns. For example, a farmer might say, “If I increase the number of chickens, I will get more eggs.” He is saying there is a connection between an increasing number of chickens (a pattern) and an increasing number of eggs (another pattern).
While most of the world thinks in terms of this kind of linear cause and effect, the patterns we observe can best be explained by circular cause-and-effect relationships called “feedback loops.” For example, that same farmer might observe, “If I get more eggs I can hatch some and get more chickens, which eventually will lay more eggs which will produce more chickens.”
Relationships are harder to see than things. As a result, the world seldom digs down to this level of thinking. That is unfortunate because there are some rewards for getting to this level. In particular, at this level it is easier to see more proactive solutions to problems.

The Mental Model Level

Mental models are what keep the structure doing what it does. They are the thoughts and reasoning that must exist (or must have existed) that cause the structure to be the way it is. These thoughts exist in the minds of the structure’s stakeholders — the people who set up the structure or those that play a role in the way it operates.
Everything that makes up a mental model is difficult to identify. Some of its elements are attitudes, beliefs, morals, ethics, expectations, values, and experiences. For this reason, the Mental Model level is seldom explored. Mental models are well below the water line in our iceberg diagram.
The “escalator” down to this level seems to be obvious. First, identify the stakeholders who set up the structure and determine what they were thinking, perceiving, believing, or assuming that made the structure the way it is. Then, identify the stakeholders who currently operate and influence the system and determine what they think, perceive, believe, value, or assume that keeps it operating the way it does.
While this sounds simple, getting to this level can take a lot of work and commitment. The reasons for this are:
  • Most people don’t know their own mental models.
  • Most people don’t want to be told what their mental models are by others.
  • Some people may tell you what their mental models are but act in a way that reveals that the models they are using are completely different.
  • The people who set up the structure may no longer be available.
  • The structure may have evolved. No one person or group of people set it up to operate the way it does.
The Mental Model level is a powerful level at which to think and work. Solutions to problems that are created at this level are hard to implement, but when successful can be generative in their impact –– they can bring something into being that did not exist before.

The Container Level

The last or lowest level is the Container Level. A container is the framework of thought that shapes and constrains our mental models. At its foundation are a set of beliefs, goals, and values that are so “core” to the individual or society in question that they are seldom brought to the surface or challenged. These values and beliefs are instilled in us by traditions, teachings, training, images, and stories. They are promoted and defended by our scientific, social, religious, economic, educational, or governmental institutions.
Most of the Western world stores its mental models in similar containers. We share a common set of assumptions about the nature of reality, our role in it, how we experience it, how it should be explored, how we should think, how we should act, etc. This is the basic framework that allows us to make sense of the world. It is how we believe the universe works. In the true sense of the word this is a “worldview.” It allows us to recognize patterns and ignore unimportant information. Without it we would be unable to survive.
To identify a worldview we need to identify what is limiting or shaping our thinking, reasoning, and actions. One way to approach this task is to consider all the things these institutions have taught you that are limiting your thinking on a particular subject. This will be difficult. Many limits will be hard to detect. At first you will only get fleeting glimpses of some of them. After a while they will become more visible. You will probably not want to change them. However, just being aware of what they are and how they limit what you think will be helpful.
One thing that helps you see your container is to study other containers. Two ways come to mind.
  • Study cultures of the past. Try to understand their beliefs, values, and goals and how they were reinforced and reflected in their institutions,
  • A more dramatic way to see your container is to immerse yourself in a non-Western one. Observing it up close and in depth will reveal many of your values and beliefs. We call this “culture shock.”
As you pursue the concept of escalated thinking you will catch glimpses of the container that shapes your mental models. This is something most people never see. You will also learn how to step inside another container or two — alternative worldviews. None of these are “right” or “wrong,” although some may be more or less appropriate when looking at a particular issue or living in a particular age.
Solutions to problems that are successfully addressed at this level are “explosive.” They change and disrupt everything. Problems aren’t really “solved” at this level, they are “dissolved.“ The changes made at this level change what we are concerned about. Old “problems” are no longer important or have obvious solutions.

Discussion

This diagram is useful because it helps us “take the escalator” from one level of thinking to another. Because it follows a nice, orderly, rational progression to get from level to level, most people are comfortable using it. It fits well into the container of Western thought. This makes it convenient doorway into the worldview of systems thinking.
When you are successful in using the diagram, you will be able to see your problem or situation at five different levels and see it at all five levels simultaneously. When you compare this five-tier perspective on your situation with the singular perspective with which you started, you will realize that using the diagram has given you a different worldview — a new container — which is the deepest level.
As you descend through the levels some patterns emerge:
  • The scope gets bigger. Systems thinking is based on seeing how the piece you are looking at fits into a bigger whole. Traditional analysis techniques assume you are starting with the whole and the goal is to take it apart and understand the pieces.
  • What you are looking for becomes more abstract. An individual event is easier to understand than a pattern of events. A pattern of events is easier to understand than the underlying structure that causes that pattern. The structure underlying a pattern of events is easier to understand than the beliefs, thinking, and moral judgments that set it up, etc.


Solutions to problems generated at each lower level tend to be:
  • More innovative. The reactive solutions found at the event level are replaced by creative and generative solutions at the mental model level.
  • More difficult to implement. At each lower level more people will be impacted and the reasoning behind the change will be less understood. There will be more resistance to change.
  • Bigger in impact. They will produce more dramatic results for longer periods of time.

Hints

  • While working your way through this diagram feel free to move back and forth between levels. In fact, it is almost impossible to move through these levels without moving around in this way. As your understanding of a deeper level improves it may bring new insight and detail to the levels above it. Sometimes new events or seeing new patterns of events will cause you to change the structures. It can also challenge whether a belief is really part of our mental model.
  • The basic message of the Iceberg diagram is that every situation can be addressed at a variety of levels. The challenge is to choose the appropriate response at the appropriate level. Not every level needs to be explored in every situation.

Credits

References using the Systems Thinking Iceberg:
  • Cunliff, Ed, “Connecting Systems Thinking to Action” The Systems Thinker Vol. 15, No. 2 (March 2002), pp. 6-7.
  • Karach, Richard, “How to See Structure” The Systems Thinker Vol. 8, No. 4 (May 1997), pp. 6-7.
  • Kim, Daniel H., “From Event Thinking to Systems Thinking” The Systems Thinker Vol. 7, No. 4 (May 1996), pp. 6-7.




Tuesday, September 4, 2012

Coretan Anak Utk Masa Depan: Aku, Anak, Suami & Abah.....




Mode: Entry nie ditulis sebab semalam aku pukul (pukul kt tapak tangan jer...heheehe) sbb nak ajar anak2 abah berdisplin, berkelakuan terbaik dan tahu apa yang salah & betul..abg minta maaf yer anak2 abah.....bukan niat abah nak pukul anak2 abah.....

Anak-Anakku Yang Tersayang Sayang Nur Dini Damia & Muhammad Nawfal

Ada  ketikanya  KETEGASAN ABAH membuatkan anak-anak abah merasa bosan dan kurang senang malahan ada yang memberontak  tapi tahukah anak-anak abah .....apa yang tersimpan dalam lubuk hati abah.....

Kadang-kala abahlah yang paling tersentuh hatinya dan yang paling menyayangi anaknya melebihi si ibu.... Cuma, ada masanya ego dan tak sangat menunjukkan kasih sayang abah kepada anak2 membuatkan anak2 abah tidak sedar betapa sayang dan kasihnya seorang ayah kepada anak-anaknya...kasih sangat!!!!


kisah aku dan tukang gunting rambut




salam....saat entry ini ditulis aku sedang berpeleseran dgn my wife di foodcourt  presint 9 putrajaya.....just nak kongsi satu cerita,,,,ada value disebalik cerita ni..value cerita nie mudah jer...tapi aku sebagai manusia sering lupa dan alpa..mungkin dgn mengalami kejadian yg sebegini..ianya dapat mengingatkan diriku tentang kehidupan yg serba singkat ini..

pada suatu hari..heeeh.... lepas waktu kerja...aku berhajat nak potong rambut di kawasan perumahan aku duduk skrg nie....sebenarnya aku amat teliti dgn barber yg akan gunting rambut aku..sbb bila aku dah terbiasa dgn barber itu...aku akan setia dgnnya...hehheehhe..nak jadi cerita...kedai gunting rambut biasa yg aku pergi selalu tu dah tukar orang...so hanya ada sorang barber..yg pada pendapat aku sangatlah entah ape2,,.dah la nak carik gunting tak jumpa...pastu aku nak potong rambut guna 4inch takder....barber baru nie siap komen aku...dia kata muka aku akan tidak hensem kalau potong rambut lagu tu......hampeh betui.....tgk cara carik gunting, pastu terkial2...maka aku beranggapan bahawa barber ni mmg hampeh....

maka first impression aku kat barber nie amatlah tidak bagus....tetapi aku meneruskan niat aku utk gunting rambut dan bertekad..lantaklah.apa nak jadi jadilah..so proses menggunting pon berjalan..barber baru nie terus gunting dgn tekun...teknik yg dia guna pon aku rasa lain macam skit.....tup..tup...proses pengguntingan pon selesai..aku terdiam..kaget..speechless....barber baru nie menutup mulutaku dan kritikan nie dgn skill dan teknik gunting yg sangat2 kemas!!!!!!...dan yg paling best..aku rasa nie la kali pertama aku perasann diriku amat hensem dgn potongan gaya baru nie...hehhehhe...Muka Barber baru nie senyum simpul jer tgk aku kaget dan terkedu tgk hasil potongan rambut aku.....kena sebijik aku..malu la plak.....

Morale of The story:
Benda ni kadang2 aku lupa...sering menilai manusia dgn hanya sekilas pandang..begitu jg dgn kes diatas...aku tidak boleh menilai sesorang hanya dek kerana kelemahannya...aku kena feel dulu or tgk hasilnya dulu..then baru aku kena buat komen...Allah jadikan manusia adalah sangat unik dgn masing2 bakat yg hebat.....so..walaupon bg aku benda nie adalah sgt simple..tp ianya amat memberi kesan kpd aku....kadang2 first impression nie takleh pakai sangat...org kata dun judge the person its cover tu betui la....ok..enjoice!!!

Thursday, August 16, 2012

Selamat Hari raya


Saat Entry ini ditulis..Ramadhan dah masuk ke Hari yang ke-27...begitu pantas masa berlalu...prestasi aku pada ramdhan kali ini amatlah teruk disebabkab terlalu bayk "kerja luar" yg diarahkan..next year Insyallah..aku cuba elakkan....Pada pagi ini juga hujan renyai2 turun....Adakah aku telah terlepas daripada Malam Lailatul Qadar?....Ohh no!!!!.....

Begitu rugi diriku ini..Moga tahun depan aku dipanjangkan umur utk menjejaki Lailatul Qadar dgn Izin Allah....Disni nak wish Selamat Hari raya kepada semua..Maaf zahir Batin

Wednesday, July 18, 2012

Im crazy with ' Jewel In The palace"... Mode : Jiwang...its me...


emmmmm.....actually i'm not a big fan of Korean Drama..tapi drama yg satu nie aku suka sangat...iaitu Drama ' Jewel In The palace"..Drama nie siterbitkan pada tahun 2004..so masa tu aku cuma tgk dlm 8TV jer..tu pon tertinggal banyak episode...baru2 nie aku beli CD full episode online..so aku khatam sambai abis.....sebab2 aku sangat suka drama nie:-

1. Very Motivational stroy....sometimes inspiring me in a hard time.....really!!!!
2. Heroin - Hero mantap---- nie baru nama berlakon..bukan mcm pelakon yg ada kt malaysia nie...
3. Heroin marveles...heheheheh
4. Boleh tahu byk pasai sejarah korea & foods...
6. Lagu best2..actually aku bleh dikategorikan jiwang jgk..muzik2 cam nie sgt dekat dgn aku..dengan dunia 'sunyi' ku ini....genre lain aku suka gk...but touching2 nie agak terlebih dalam dri aku.....bagi aku sapa yg nak kenal aku yg 'sebenar'....arghh..melalut plak..kena buat entry lain nie...

so nak citer pnjng lebar...tapi korang bleh sinopsis kat bwh nie:-

Jewel In The Palace adalah kisah benar tentang perjalanan hidup seorang wanita bernama Xu Jang Geum yang berasal dari kelas pertengahan tapi merupakan seorang yang amat pintar, cekal hati dan tak pernah mengenal erti putus asa dalam apa keadaan sekali pun. Sebelum dia lahir, dia telah ditakdirkan menjadi penyebab kematian ibubapanya tapi juga akan menjadi penyelamat kepada banyak orang. Demi membela kematian ibunya, dia telah memasuki istana pada usia 10 tahun dan seperti ditakdirkan dia menjadi anak didik kepada kawan baik ibunya sendiri iaitu Puan Han. Semasa dalam usaha membantu kawannya Choi Jin Ying dia sempat menyelamatkan seorang lelaki iaitu Min Jio Ho di mana merupakan lelaki yang dicintai dalam diam oleh kawannya ini. Di saat dia baru mengetahui Puan Han adalah kawan baik ibunya, mereka berdua telah difitnah oleh Keluarga Choi sehingga menyebabkan kematian Puan Han semasa di dalam perjalanan ke Pulau Jeju kerana dihukum menjadi hamba abdi. Di Pulau Jeju cinta telah berputik di antara Chang Jin dan Jio Ho, pada ketika itu juga Chang Jin telah belajar menjadi tabib perempuan kerana itulah satu-satunya jalan untuk dia kembali ke istana semula. Di istana Chang Jin bergabung tenaga dengan Jio Ho untuk menghapuskan kuasa jahat yang semakin berleluasa. Chang Jin telah banyak menyelamatkan nyawa orang termasuklah Maharani Balu, Maharaja dan Permaisuri sendiri. Kebaikan dan kecekalan Chang Jin telah menambat hati Maharaja sehingga dia hampir menjadi gundik Raja tapi akhirnya telah menukarkan fikiran dengan menjadikan Chang Jin sebagai Tabib Diraja merangkap Pakar Pemakanan kepada Maharaja. Chang Jin juga telah dianugerahkan gelaran Dae Jang Geum atau Yang Mulia Jang Geum yang hanya boleh dipakai oleh Chang Jin seorang. Sejarah Zaman Pemerintahan Chosun telah terukir kerana Chang Jin merupakan wanita pertama yang memegang jawatan penting dalam istana dimana ianya hanya boleh dipegang oleh lelaki sahaja.


dan ini adalah lirik lagu feveret dalam drama nie aku bertajuk haemangyeon



Icy shades of blue
I've been true to you
Shaped my world on "soon"
Prayed to ghostly moons

Deep and dark it preys
Bleak and stark, in greys
Love's a shark at bay
Til your heart's betrayed

Oh, the curse of men and war
My hero's cry is empty, forlorn
(But) in the silence I conceed (sic)
My heart can't flee
This hopeless dream must be or vanish
Foolish love

Once you promised distant shore
And oe'r the waves you'd lift me once more
Now my pain brings no reward
Your fate's bound and sworn

From afar I wish you near
And with each breath, I tremble with fear
For in spite of how I bleed
My heart can't flee
This hopeless dream must be or vanish
Foolish love

Sunday, July 8, 2012

Teknikal : MCCB....


My Kelas already started....boring!!!...tapi kena trusskan sbb sapa suruh aku amik partime..rasain!!!...
Hahahhaha....saat entry ini ditulis..kuliah rancak berjalan..pensyarah pon not bad....cuma aku jer yang bad,,,lgpon tajuk kelas pon senang..so takyah aku membuang masa memerah otak...just santai....

Entry kali ini nak citer pasal apa ekrkk????...i have no idea but i tend to writing...emmmm...

Ok tips kali nie nak kongsi pasal teknikal skit,...asyik2 pasal management saja boring jugak....buat hanya untuk electrical engineering sahaja tau...

Ok..kali nak citer pasai MCCB atau dalam bahasa melayu pelik sikit yer.: PEMUTUS LITAR KENIT /MINIATURE...so sy akan citer basic, apa function dan sebagainyer..enjoice.....



Pemutus .litar jenis ini berukuran kecil, oleh sebab itu ia digelar Pemutus Litar Miniature dan amat sesuai untuk menggantikan penggunaan fius dalam kotak fius agihan. Disamping menjimatkan masa memasang, ia juga mudah diperiksa untuk mengetahui sesuatu litar itu berkendali atau tidak. Pemutus litar ini mempunyai factor fisu di antara 1.5 hingga 2.4. oleh sebab itu ia boleh berkendali  dalam tempoh 24 jam. Pemutus litar miniature berkadar 15A akan berkendali (terbelantik) apabila arus minimum sebanyak 1.5 X 15 = 22.5 A  mengalir dalam litar ini. Terdapat beberapa jenis kendalian  pemutus  litar di antaranya ialah seperti berikut
1.       Secara mangnetik
2.       Secara termal
3.       Secara magneto hidraulik
4.       Secara elektronik
Kesemua cara pengendalian itu hendaklah merangkumi tiga binaan asas iaitu suis untuk menghidupkan dan mematikannya, sesentuh untuk memutuskan atau menyambungkan litar dan pengendalian kawalan arus lebih.
Bagi pemilihan jenis kendalian pemutus litar bergantung kepada keadaan dan jenis beban yang hendak dipasang Untuk litar-litar pemasangan pengguna  elektrik,  pemutus litar jenis kendalian magnetik dan termal yang biasa  sering digunakan.   

Pemutus Litar Kendalian Magnetik
  Ciri-cirinya
1.       Dawai gelung dililit sekeliling teras A  dan hanya memberi kesan atau menjadi elektromagnet sekiranya arus lebih melaluinya . Arus nominal pemutus litar ini ditetapkan sama  seperti arus nominal fius.
2.       Spring ketika di kedudukan “ ON “ adalah dalam keadaan ketegangan dan sekiranya berlaku  arus lebih ia akan berfungsi dengan menarik teras sesentuh.
3.       Sesentuh berfungsi untuk menyambung litar.
4.       Suis reset berfungsi untuk menghidupkan semula “ ON “ pemutus litar.

Kendalian
(a)      Semasa arus biasa   -  Arus yang melalui gelung tidak melebihi daripada yang ditetapkan.Dengan ini elektromagnet yang terhasil tidak memberi kesan kepada   teras A dan litar tidak diputuskan.

(b)      Semasa arus lebih  -  Arus lebihan akan menyebabkan gelung menjadi elektromagnet   hingga mampu mempengaruhi teras A. Apabila teras A menjadi  magnet ia akan menarik teras B sehingga memberi ruang  pada                                                                        spring untuk  menarik teras sesentuh. Dengan penarikkan teras   sesentuh  menyebab kan kedua-dua sesentuh akan terbuka dan litar  pun  terputus.

ok....tak sempat next time smbng lg utk jenis2 mccb yg lain yer

Wednesday, July 4, 2012

Tips: How to Couch Your Staff & Anything comes to my Mind

Salam semua..sudah agak lama hajat tertangguh nak update blog aku nie,,,byk yg hendak dicoret, dikongsi, bergossip, dan sebagainya...tapi keadaan begitu tidak mengizinkan......tatkala entry ini ditulis..aku baru selesai check in di Hotel sri Malaysia, Perlis....

For personal touch, bila aku masuk ajer daerah kedah & perlis ini seakan ada semacam perasaan lain..susah utk di translatekan apakah perasaan asing itu..atau mungkin ini adalah tempat ku dilahirkan???

Semacam ada ikatan internal & sejarah yg panjang disini...hahahhha..adakah aku ada kaitan dgn Malay-Cities tribe yg hilang itu????...keeekkekeke..dh jauh menerawang....

Tapi, semenjak dua menjak nie minat aku beralih ke satu bidang yang lain...mybe pengaruh drp pembcaan...nak tahu apa itu..yaa...minat aku sekarang kepada SEJARAH!!!!!!!...haahhahhaa..aku pon nak tergelak....tetapi melalui pembacaan aku..aku tersangat kagum akan keturunan melayu.malay-sities state yag hilang itu....tentang kehebatan zaman2 silam....semacam aku nak menjelajah untuk mencari artifak2 yang tidak ditemui sebagai bukti...!!!!!...sah!!! memang aku terpengaruh dgn kajian sesorang ini...but truly...its very interesting....ok,,kita tinggalkan hal ini....

Kali ini aku nak kongsi tips yg tak seberapa. Tips utk nak couch your anak buah.....


1. 'Treat'lah anak buah kita sebagai manusia,,,bukan sebagai objek!!!,
Tudia,dengor pon takut..maksudnya..layanlah anak buah kita elok2...kekadang bos nie secara tak sengaja bagi arahan mcm anak buah tu sebagai objek..manusia nia ada perasaan..dont be too bossy..guna percakapan dan arahan dgn baik....mereka bekerja utk kita..apalah salahnya menyurh dengan cara berhikmah,,,bukan cara diktoator atau meningking mcm org gila meroyan.....ini juga peringatan utk saya..terkadang terbabas dek kemarahan yg melampau..heehheehe

2. 'Manager not solved the problem..BUT asking Question"
...maksudnya..jika ada staff kita datang nak tanya@tak paham apa2 perkara....kita jangan selesaikannya utk staff kita tu...kalau korang buat camtu..for sure staff kita tu akan datang selalu sbb dia dh anggap kita nie sebagai problem solver dia....dengan ini staff kita nie otaknya akn berkarat sbb tak guna lansung otak pemberiaan Allah utk berfikir..kita kena ubah cara thinking mcm nie,,sebetulnya..kalau staff kita datang pohon bantuan  tanya dia soklan...ok kat sini sy bg contoh utk mimudahkan pemahaman/;-

Staff: Boss..saya tak paham la pasai nie..
Boss: u dah baca belum apa2 pasai nie..atau carik maklumat perkara nie..
Staff: belum..
Boss: kamu rasa apa yg kamu patut buat kalau hadapi benda mcm nie? (u asking Q)
Staff: Saya carik maklumat dulu,,then kalau blur2 jgk baru tanya bos..
Boss: Great!!!....

nie sebagai contoh ajelah.....tanya soklan bagi staff kita tu berfikir.....bukan kita takleh bantu langsung..bleh..tapi setelah satff kita tu dah mencuba sedaya upaya..bukan datang pohon bantuan tanpa apa2 persediaan...

3. Pujian yang memadai
Puji bleh..tapi jgn lebih2 yer..takut staff kita besaq kepala nanti...so puji kena ada caranya....Pujilah dengan kita highlightkan apa kualiti yang ada kat staff kita tu....contohnya:

Boss: Great....i like suprise..u always suprise me (beyond expactation)...your time management (stress kat staff kita pasai ni) very gud dan u did free error (highlight)..so staff kita akan faham yg dua kualiti ini adalah kekuatan dia...

Bukan mcm nie:

Boss: Bagus kerja u..i like!!!..keep it up.....

Pujian ini adalah terlalu general..dgn ini membuatkan staff kita tu perasan dia bagus dalam serba serbi..sebabnya kita sebagai boss tak tekankan apa kualiti yang ada dlm diri staff kita tu..bila dia perasan baguih..takut2..tersyok sendiri dan mula besaq kepala....

4. The way we convey arahan
 apa2 arahan yg kita nak bg kat staff kita,,bagilah dgn instruction apa kehendak kita, bila tugasan ni nk kena siap, kalau tak siap apa kesannya. dengan arahan dan kehendak yg jelas..pada masa yang sama staff kita akan belajar how to manage his/her time (time management)....




ok setakat nie dulu..nak mandi dan tidor jap...

Monday, June 4, 2012

Mode exam

Kepala otak aku rasa terlalu berat...nie sb nk exam la ni....dgn assigmnt yg aku masih blur2..

Tapi tekadkan semangat...cecececcee..saja nak naikkan semmngat diri sendiri...dlm dok nak exam ni pun aku sempat lepak2 kT luar..mcm bagus....aku skrg sedang menikmati mknan masakan org melakA..asam pedas ikkn tenggiri...kedai ni kat presint 15,putrajaya....ok..time berbuka posa dh nak tiba....salam....


Published with Blogger-droid v2.0.4

Tuesday, May 29, 2012

kesayanganku.....

Bangun awal sbb anak2 terlebih tidur..pukul 5pg dh bsngun...huhuhu..dh la smlm aku tido lewat...sib baik cuti hari ni....utk anak2 abah sayang....i luv u all...muah.....


Published with Blogger-droid v2.0.4

Monday, May 28, 2012

Mode: Serabut!!!!!


Waahh...dah lama giler rasa aku tak update blog.....bz aku mengalahkan Najib plak!!!..haahhahaa....sekarang idup aku agak kelam kabut...sbb aku smbng belajar lg..al-maklumlah...aku pon nak maju cam org lain jugak...disebabkan aku smbng belajar nie secara 'part Time" kata org putih...maka ..kelas aku adalah disetiap ujung mnggu..padan muka aku!!!!..hehehe..Ini bermakna kehidupan aku berubah 360 darjah!!!!!..masa dgn family pon ada time malam jer...yg lg tak best...segala kenduri kendara, doa selamat, nak balaik kg ...mmg tidak digalakkn!!!!!!.....nak balik kg cmne..kalau dh kelas ujung minggu....kalau ponteng kelas (lama rasa aku tak ponteng kelas!!!!)...takleh amik exam......so kehidupan pelik ini akan berterusan selama hampir 2 tahun..maknayer....pertengahan Tahun 2014 baru idup secara orng normal!!!!!..tudia kau dengar pon takut!!!

Tapi nak wat cmne.....aku kena tekad jugak....nasib baik le kekwn belajar aku semua kepala ok.....yg bestnyer..kalau kelas abis awal..rasa best giler!!!!!.....tapi pensyarah2 sgtlah komited dan berdedikasi serta begitu jujur dakam mengajar..pukul 4.60 minit baru abis kelas....huhuhuhuhu

Semester nie aku just amik 3 subjek..tu pon rasa mcm 10 subjek!!!!!..asigmnt punya la berlambak......rasa next sem ok la...sbb dh lama tinggal alam belajaq nie..so kepala otak pon sedikit ting tong..nak tune tu kena amik masa skit...sebab itulah semester 1 nie..agak kelam kabut, tidak terurus dan entah apa2...

Actually aku tengah nak wat assihmnt nie..tetapi mode pemalas nie mmg di tahap dewa..susah giler aku nak kikis...so..nak amik mood ..why not aku tulis kat blog yg mmg dh lama dok bersarang....ok..time up!!!!

Jom smbng buat assgnmt.....hehheehheheh....

Wednesday, March 21, 2012

"Papa, Baca Buku Kuat-Kuat"



Malam itu saya benar-benar sibuk. Selepas solat Isyak dan menikmati hidangan, saya terus ke meja tulis, mahu menyiapkan kertas kerja yang akan saya bentangkan pada mesyuarat tiga hari akan datang. Baru nak mula, anak tunggal saya Serena 6, tiba-tiba datang menghampiri. Dan membawa sebuah buku. Saya kerling nampak dia tersengih-sengih manja. Begitulah dia, kalau ada sesuatu yang dimahukannya, dia akan bersikap terlalu manja. �Papa? bacakan buku cerita ni. Bagus tau! cerita pari-pari, Ina nak dengar,� kata Serena menghulurkan buku bergambar itu pada saya. �Buku baru ya?� saya bertanya berbasa basi tanpa menoleh, sekadar melayan. Serena mengangguk lantas memberitahu buku itu dibelinya pagi tadi. �Papa sibuk, lain kali boleh tak?� saya memujuk. Serena memuncung, memperjelaskan rasa kecewanya, tapi saya benar-benar sibuk. �Bolehlah Papa?..sekejap saja. Ceritanya sedap?.� Rengek Serena enggan mengalah. �Kan papa kata sibuk! Suruh mama baca?..� �Mama basuh pinggan. Alaaa? bacalah, papa!� Serena merengek sambil menghentak-hentak kakinya ke lantai. Nyata dia tidak mahu mengalah. �BUDAK INI?..!!!� Tak reti bahasa ke. Pergi sana!!!!� saya jerkah permata hati saya itu. Serena panik. Dia terperanjat sungguh kerana tidak menyangka saya bertindak sejauh itu. Nampak jelas matanya sedikit berkaca, lalu dia beredar sayu. Dalam nada sebak, dengan muka yang sebek, Serena beredar sambil menoleh ke arah saya. Dalam suara tersekat-sekat dia bersuara, �Nanti papa bacakan kuat-kuat cerita ini kat Ina, ya papa!� Saya hanya memandang tajam ke arahnya. Sebaik tiba di pintu bilik dia menjeling saya, kali ini saya mengangguk. Masa terus berlalu,seminggu, dua minggu namun kesibukan saya semakin bertambah. Setiap kali pulang, Serena tidak merengek minta dibaca cerita pari-pari itu, namun tangannya tak lepas memegang buku itu. Mungkin juga dia faham saya terlalu sibuk. Pada minggu berikutnya sedang saya, isteri dan Serena menikmati sarapan bersama, saya perhatikan buku itu masih dipegangnya. �Mama dah baca, seronok papa,� kata Serena. Saya mengangguk sambil tersenyum. �Bila papa nak bacakan?� tiba-tiba Serena bertanya. �Mama dah bacakan, okeylah tu!� Nampak wajahnya terkuncam. Saya terus menyuap makanan. �Mama baca perlahan. Nanti papa bacakan kuat-kuat ya! katanya. Saya mengangguk. Selesai makan saya mencapai akhbar. Lembar demi lembar saya tatapi. Tidak terfikir untuk menunaikan impian Serena. Tiba-tiba terdengar bunyi suatu dentuman yang cukup kuat di luar. Konsentrasi saya cuma terganggu seketika, sebelum kembali memusatkan perhatian ke dada akhbar. Tiba-tiba pintu pagar rumah digegar, saya segera menjenguk. Jiran-jiran mengatakan Serena dilanggar kereta. Saya panik, sempat berfikir, bila pulak dia keluar? Tadi ada kat dapur. Saya memekik memanggil isteri sebelum meluru ke lokasi kemalangan. Sungguh kabar itu benar, Serena terkulai diribaan seorang jiran yang sedang memberi bantuan. Saya terus pangku anak saya, masuk ke kereta jiran yang sedia memecut ke hospital. Darah membasahi pakaian Serena. Nafasnya sesak. Isteri meraung sekuat hatinya. �Ina?! Ina?..! Inaaaaaaa!!!� saya memanggil-manggil perlahan namanya dipangkal telinga Serena yang berada dalam pangkuan. Tatkala itu nafasnya tersekat-sekat. �Papa? mama..Ina takut. Ina sayang papa, ina sayang mama, Ina tak nak mati!� bersuara Serena antara dengar dan tidak sambil membuka matanya yang dipenuhi darah, saya kesat darah itu dengan tisu. Namun sekadar cuma. Darah kembali memenuhi wajahnya. Tangisan kuat isteri saya membuatkan jiran yang memandu terus memecut. Di hospital, Serena di tempatkan di bilik ICU ekoran keparahan kecederaannya dan meninggal dunia.

Kini, hanya penyesalan seorang ayah kerana tidak memenuhi permintaan kecil anaknya bg membacakan buku kesukaanya. Buku yg sejak beberapa minggu lalu diminta dibacakan oleh anaknya masih terletak diatas meja kerjanya. Buku itu sudah renyuk dan penuh dgn coretan anaknya yg menunjukkan betapa sukanya pada buku itu. rupa-rupanya, setiap kali ayah pi kerja, anaknya mengambil buku itu dari meja ayahnya lalu dibuka dan dicontengnya, sebelum ayahnya pulang ia meletakkan semula di atas meja ayahna supaya satu hari nnti ayahnya kan membaca buklu itu kuat- kuat.

Nasi sudah menjadi bubur, Ayahnya mengambil buku itu dan dgn linangan air mata beliau membacanya dgn kuat. Semakin lama semakin kuat, namun tiada siapa pon yg mendengarnya. Akhirnya dlm kesedihan yg mendalam, ayahnya tidak berhenti membaca buku itu samabil berkata " anakku sayang...dimana kamu??? Dengar ya sayang..., Ayah sudah baca kuat-kuat..maafkan ayah sayang......

Tuntutan kerja dan ruitn harian yg tinggi tanpa disedari mengambil byk masa yg diperuntukkan utk keluarga. Beberapa tahun dulu, seorang ayah masih boleh pulang awal dan bermain2 dgn anaknya..Tapi skrg keadaan dah lain
tambah2 macam kat KL nie...

Pekerjaan apabila dicari takkan pernah abiss...begitu jg dgn duit...Sedangkan masa terus berlalu dgn pantas..usia anak semain bertambah.....sama2 utk renungan kita

Monday, October 17, 2011

langkah pertamaku......

Hari saja aku nak test kamera baru..so setting apapon aku tak tahu..baru nak baca manual...so mcm biasa model2 ku adalah my wife & my kids...so enjoice..






Anda di mata orang lain



utk perkongsian.....

Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik.
Sambil memegang wang RM100, dia bertanya kepada hadirin,

“Siapa yang nak duit ini?”.

Kelihatan ramai penonton angkat tangan menunjukkan ramai yang minat.

“Saya akan berikan ini kepada salah seorang dari anda , tapi sebelumnya perkenankanlah saya buat ni dulu.”


Dia berdiri mendekati hadirin. Wang itu diramas-ramas dengan tangannya sehingga renyuk.
Lalu bertanya lagi,

“Siapa yang masih mahu duit ini?”
Jumlah tangan yang mengangkat tak berkurang.

“Baiklah,” jawabnya,

“Apa jadinya bila saya melakukan ini?”

Ujarnya sambil menjatuhkan wang itu ke lantai & melenyek-lenyekkan dgn kasutnya. Meski masih utuh, kini wang itu jadi amat kotor,lusuh dan amat renyuk.

"OK, sekarang masih ada yang berminat?”.
Tangan-tangan yang angkat ke atas masih tetap banyak.

Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan wang ini, anda masih berminat kerana apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya.

Biarpun renyuk,lusuh dan kotor, wang ini tetap bernilai RM100 juga..

Dalam kehidupan ini, kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan dipenuhi kotoran akibat keputusan yang kita buat & situasi yang menerpa kita dalam sesuatu keadaan dahulu.

Dalam keadaan seperti itu, kita merasa tak berharga, tak bererti.
Padahal apapun yang telah & akan terjadi, anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai anda, lebih-lebih lagi di mata Tuhan.

Jadi walau bagaimana kotor pun anda, kita masih mempunyai nilai yang tersendiri. Sayangilah diri anda, bertaubat jika membuat dosa, terus berusaha jika gagal kerana diri kita sebenarnya amat berharga.

Dan jangan terlupa kita adalah makhluk Allah yang di pandang sama, hanya iman dan takwa yang membezakan kita.

Sunday, October 16, 2011

10 Ciri Suami Mithali



Untuk perkongsian bersama....daripada pembacaan..

Jarang kita fikirkan dan ungkitkan ciri – ciri seorang suami mithali, selalu pula kita bincang pasal apa seorang isteri yang patut lakukan kepada suami dan keluarganya. Bukan sedikit tetapi banyak perkara yang menjadi tanggungjawab isteri di rumah seperti mengurus rumah, mengajar dan menjaga anak – anak, memasak,mengemas, mencuci baju juga apa yang kita suruh, si isteri akan lakukannya. Berbalik kepada suami, apa yang kita lakukan ?

1. Berpakaian kemas, bersih dan wangi untuk isteri anda.
Bilakah kali terakhir anda beli baju tidur yang mahal ? Seperti juga kita mahukan isteri kita berpakaian cantik untuk kita, mereka juga mahukan suami mereka lakukan perkara yang sama juga. Ingat bahawa Rasullullah S.A.W. akan sentiasa menggunakan miswak (kayu sugi) apabila balik rumah dan sentiasa gemarkan bau – bauan yang wangi.

2. Menggunakan nama yang baik untuk isteri anda.
Gunalah nama yang terbaik untuk panggil isteri anda dan elakkan guna nama yang boleh buatkan hati dia terguris. Panggilan yang manja akan membuat hubungan anda sentiasa mesra.

3. Jangan layan dia seperti ‘lalat’.
Kita tidak pernah fikirkan pasal lalat setiap hari kita kecuali bila dia datang mengganggu kita. Sama juga seperti isteri, dia telah lakukan tanggungjawab sebagai seorang isteri setiap hari tetapi kita tidak pernah menghargainya sehingga dia terbuat silap dan menyusahkan kita. Janganlah kita layan isteri seperti ini, selalulah kita ingat apa kebaikan yang isteri kita lakukan dan fokuskan tentang itu.

4. Elakkan terlampau banyak komplain.
Jika anda terlihat kesalahan yang isteri anda lakukan, cubalah berdiam sahaja dan tidak memberi komen. Iniadalah salah satu cara Rasulullah S.A.W. gunakan apabila baginda melihat sesuatu yang tidak elok dari isterinya. Ini merupakan salah satu ciri yang amat jarang si suami amalkan.

5. Sentiasa senyum dan peluk isteri anda.
Senyum merupakan satu sedekah dan sentiasalah senyum dengan isteri anda. Bayangkan hidup dengan isteri anda sentiasa melihat anda tersenyum. Ingat bahawa terdapat hadith dimana Rasulullah S.A.W. akan mencium isterinya sebelum pergi sembahyang, juga semasa baginda sedang berpuasa.

6. Berterima kasih dengan apa yang telah isteri lakukan kepada anda.
Dan sentiasalah mengucapkan terima kasih. Ambil contoh dimana isteri anda masakkan makanan yang sedap, mengemas rumah dan pelbagai lagi. Kadang – kadang apa yang dia dapat adalah komen dari si suami bahawa sup yang dia masak itu kekurangan garam.
Janganlah bersikap begini, berterima kasihlah dengan apa yang dia telah usahakan itu.

7. Mintalah dia tuliskan 10 perkara yang anda telah lakukan membuat dia gembira.
Kemudian lakukan lah perkara itu lagi. Mungkin sukar untuk tahu apa yang dapat membuat isteri anda gembira dan anda tidak perlu untuk teka, tanyalah dia dan ulangkan perkara tersebut sepanjang hidup anda dengan dia.

8. Jangan merendahkan keinginan dia.
Pujuklah dia. Kadang – kala si suami akan mengambil ringan perkara yang diinginkan oleh si isteri. Rasulullah S.A.W. telah memberi contoh apabila insiden dimana Safiyyah binti Hujaj R.A. menangis kerana baginda telah meletakkan dia diatas unta yang perlahan. Baginda membersihkan air mata dan menenangkan dia, kemudian baginda menukarkan dengan unta yang lain.

9. Yang sentiasa berjenaka dan bergurau.
Jadilah seorang suami yang berjenaka dan sentiasa bergurau senda dengan isteri anda.
Lihatlah bagaimana Rasulullah S.A.W. berlumba dengan isteri baginda Aisyah R.A. di padang pasir. Bilakah kali terakhir kita lakukan perkara demikian ?

10. Pesanan Rasulullah S.A.W.
Sentiasa ingat apa yang Rasulullah S.A.W. pesan, “orang yang terbaik dikalangan kamu adalah mereka yang melayan keluarga dia dengan terbaik. Dan akulah orang yang terbaik dikalangan kamu bagi keluarga aku”. Maka dengan hadith ini, anda lakukan lah yang terbaik, insyaAllah akan bahagia dunia dan akhirat.
kesimpulannya, jangan anda lupa untuk sentiasa berdoa dengan Allah memina supaya perkahwinan anda bahagia dunia dan akhirat, sesungguhnya Allah maha mengetahui.

Sumber: http://mindatahwil.blogspot.com/

Tuesday, October 11, 2011

Coretan Abah Untuk Anak-Anak



baru jer selesai penutupan audit NCR..ingatkan bleh tuutp semua...tapi still tak leh tuutp..hampeh betui la...tapi nak wat camne...i dun want to make it worse..just solve the problem..

Then aku singgah di Kedai Buku popular (my feveret bookstore selepas MPH & Borders)
beli buku for my anak2 kesayangan Nur Dini Damia & Muhammad Nawfal....ingat mlm nie nak ajar diaorang...kira aku nak jadik cikgu la..wa..skrg selepas bajet 2012..semua org nak jadik cikgu.....hahhahaha....harap2 apa yg aku target & harapkan malam nie akan terlaksana utk ngajor anak2 aku...

citer pasal anak..bila aku pikir2 balik..bangun pagi pkl 6pg....then hantar p sekolah/taska..pukul 5 ptg pickup anak2...sampai umah lebih kurang pkl 6ptg....so ini bermakna masa dgn anak2 hanya akan bermula pd pkl 6ptg-10mlm shj (bagi waktu bekerja laa)...so that mean, hanya 4 jam masa diperuntukan utk anak2..tu tak tolak semayang magrib,nak ke tandas,tido blablabla....paling koman 3 jam sehari masa emas kita bersama anak2 kita..

cukup ker?..aku dh pikir benda nie dh lama..that why semenjak aku ada anak..kalau lepas waktu kerja seboleh-bolehnya..aku takkan keluar..kalau keluar pon pasti bawa anak2 sekali....dan sehingga waktu ini..aku tak pernah keluar malam2 tanpa anak2 aku...dan Alhamdullilah..masa waktu malam mmg aku pergunakan masa kualiti ini hanya utk anak2 aku........dan di blog nie abah nak bgtau anak2 abah..abang sayang korang giler2 punya la...

Walaupon nanti anak2 abah dah besar panjang..zaman ICT makin ke depan..mybe blog picisan ini org dh tak pakai lg..tapi abah harap 20 tahun akan datang blog ini still bleh di aksess lagi.....dah abah harap korang baca coretan abah yang tak seberapa nie...abah nak bgtau yg kasih syang abah kat anak2 abah tiada penghujung..atau dalam bahasa matematik dia Infiniti!!!!....

Buat masa skrg..anak2 abah cuma Nur Dini Damia & Muhammad Nawfal jer... Insyallah kalau ada rezeki adik2 Dini & Nawfal akan menyusul...abah target nak hanya 4 org anakjer..tapi kalau rezeki lebih..pon takpa...abah terima....

Bila anak2 abah demam atau sakit..abah carikan ubat yg paling mujarab
Bila anak2 abah lapar...abah carikan makanan yg paling sedap utk santapan kalian
Bila anak2 abah hepi..abah dua kali ganda hepi...
Bila anak2 abah senyum..hati abah berbunga-bunga..
Bila anak2 abah merajuk...abah akan pujukkan..
Bila anak2 abah nakal....abah lagi nakal sbb pukul korang (tp pukul manja2 yer)

Sekian, coretan abah untuk anak-anak abah...

Monday, October 10, 2011

Empty Feeling



emmm..Entry kali nie nak letak tepi dulu tips....hari ni melayan perasaan....aku sejak 2 menjak nie motivasi & moralnya amatlah rendah...aku tau sbb apa..kalau aku listkan semua benda alah nie...aku dapati...its back to the roots cause!!!!....tambah2 dah tahu aku akan bertukar...membuatkan diriku semakin tenggelam...

come On!!!!!..Wake Up!!!!!...apa dh jadi ngan aku nie....aku dah ilang aku yg lama...yes..its time to buat come back..huuuhhuuuhu.....argghhhhh.....do i need a break!!!!!..

Saat entry nie ditulis..aku berada di Bangunan Tunku Syed Putra, Penang....abis jer miting ngan Kastam..gua pon jalan2 disepanjang heritage building....rasa mcm pelancong la plak....hilang sikit stress...selama aku dok di penang, jarang dan amat jarang kuberikan masa kepada diriku sendiri utk menikmati jalan2 di penang....

Bukan tak mahu..tapi malas...tapi hari nie rasa best jgk....dan sepanjanga aku stay di penang..mmg tak pernah keluar gi mana2...jadual aku hanya Kerja-balik umah-kerja-umah-kerja..blablablabla.....its never ending story....kekadang tu terasa bosan jgk buat rutin yg sama..do i need BOS?...emmmm..i think about it!!

Kenderaan kat luar masih banyak...bersimpang siur.....kelihatan kelibat beberapa org manusia telah mem'Blah'kan diri balik umah..awal betui diaorng abis kerja kan????...

uwarghhhh..ngantok la plak....pekena kopi 'o' best ni...ok chow....aku nak p carik kopi 'o'..nak join????